Akuatik Kukar Soroti Fasilitas Kolam Renang Junjung Buyah yang Kurang Perbaikan

Ketua Umum Akuatik Kukar, Novia Wulandari. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
Ketua Umum Akuatik Kukar, Novia Wulandari. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Di tengah semangat membara untuk memajukan prestasi olahraga air, Ketua Umum Akuatik Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Novia Wulandari Damansyah menyoroti persoalan mendasar yang masih menjadi tantangan besar bagi para atletnya.

Ia mengatakan bahwa kolam renang Junjung Buyah, satu-satunya fasilitas latihan utama cabang olahraga akuatik di Kukar, saat ini membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

Read More
banner 300x250

Meski kolam Junjung Buyah termasuk salah satu yang berstandar di Kalimantan Timur (Kaltim) sejajar dengan fasilitas serupa di Kota Balikpapan.

“Sebenarnya kita patut berbahagia, karena kolam ini sudah sesuai standar (internasional). Di Kaltim hanya Balikpapan dan Kutai Kartanegara yang memiliki fasilitas seperti ini. Tapi sayangnya, perawatannya kurang,” kata dia, Minggu (26/10/2025).

Ia mengungkapkan, bagian keramik dasar kolam yang pecah telah menyebabkan atlet terluka saat latihan.

“Setiap latihan ada beberapa atlet yang kakinya robek. Makanya kemarin kami sudah sounding dengan Kepala Dispora agar diutamakan perbaikan di bagian tengah kolam,” ujar Novia.

Selain kondisi kolam, dia juga menyoroti fasilitas penunjang seperti ruang ganti dan penginapan yang tidak memadai.

Ia menyebut, setiap kali Kukar menjadi tuan rumah event olahraga air, banyak peserta dari luar daerah yang kesulitan mencari tempat menginap.

“Rata-rata, kalau misalnya tanggal itu masuk, tanggal sekian dikunci. Misalnya agendanya November, suratnya kita bagikan Oktober. Pada hari yang sama, penginapan yang ada di Tenggarong, khususnya ke Kutai Kartanegara penuh,” sebut dia.

Menurutnya, masalah ini bukan hanya berdampak pada kenyamanan peserta, tetapi juga berpotensi menghambat peluang ekonomi lokal.

Dari sini kan kita lihat, kita bisa menaikkan ekonomi daerah, untuk memanggil teman-teman yang dari luar. Jadi mungkin itu bisa mohon dibantu kami Akuatik Kukar,” tutur Novia.

Untuk itu, dia pun mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk DPRD, Dispora, dan pemerintah daerah, untuk bersinergi membangun fasilitas olahraga yang layak sebagai fondasi prestasi jangka panjang.

“Karena semangat juang dari atlet kami ini, jangan diragukan lagi. Jadi kami harapkan infrastrukturnya juga disupport,” tutupnya. (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *