Sekda Kukar Lantik Dewan Hakim MTQ Ke-46

Prosesi pelantikan Dewan Hakim MTQ Ke-46. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
Prosesi pelantikan Dewan Hakim MTQ Ke-46. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-46 tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi memasuki tahap perlombaan.

Hal tersebut ditandai dengan pelantikan Dewan Hakim di BPU Kecamatan Tenggarong pada Sabtu (25/10/2025)

Read More
banner 300x250

Sekda Kukar yang juga Ketua LPTQ, Sunggono memimpin langsung prosesi pelantikan dan memberikan pesan tegas tentang pentingnya integritas dan profesionalisme bagi para dewan hakim dalam menjalankan tugasnya.

“Banyak yang bertanya, kenapa Dewan Hakim tidak dilantik saat pembukaan malam tadi. Kami ingin agar acara pembukaan fokus pada rangkaian seremonial. Selain itu, perlombaan juga baru dimulai pagi ini, sehingga pelantikan dilakukan tepat sebelum kegiatan dimulai,” ucap dia.

Ia menjelaskan, langkah itu dilakukan agar setiap tahapan MTQ berjalan teratur dan penuh makna tidak sekadar seremoni, tetapi juga mencerminkan kesungguhan panitia dan LPTQ dalam menjaga nilai sakral kegiatan keagamaan ini.

Dia menegaskan bahwa penunjukan sebagai Dewan Hakim MTQ bukan sekadar formalitas, melainkan pengakuan terhadap kapasitas, kompetensi, dan integritas di bidang baca tulis Alquran.

“Keterpilihan Bapak-Ibu bukan penunjukan biasa. Tidak semua orang bisa menjadi Dewan Hakim. Ini adalah bentuk kepercayaan atas kemampuan dan integritas yang sudah terbukti,” kata Sunggono.

Dia menyebut, banyak orang mungkin memiliki kemampuan dalam bidang tilawah dan tahfiz, tetapi tidak semuanya dinilai layak dari segi kejujuran dan tanggung jawab moral.

“Insya Allah, Bapak-Ibu yang terpilih ini adalah orang-orang yang memiliki integritas. Kami percaya penilaian yang diberikan nanti akan objektif dan adil,” tegasnya.

Sunggono mengungkapkan amanat Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri, agar pelaksanaan MTQ tahun ini menjadi momentum kebangkitan prestasi Kukar di tingkat provinsi.

“Bupati sudah mengamanatkan agar MTQ tahun ini menjadi titik balik. Kita berharap Kutai Kartanegara kembali merebut gelar juara umum MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Timur tahun depan,” ungkap dia.

Menurutnya, untuk mencapai hal itu, kunci utama terletak pada profesionalisme pelaksanaan dan keadilan penilaian.

“Kesuksesan MTQ bukan hanya diukur dari meriahnya acara, tapi juga dari kepercayaan publik terhadap hasilnya. Itu sangat bergantung pada objektivitas Dewan Hakim,” sebut Sunggono.

Dia berharap para dewan hakim bisa terus menjaga kejujuran dan obyektivitas selama proses penjurian berlangsung.

“Kesuksesan pelaksanaan MTQ tahun ini insya Allah sangat ditentukan oleh sikap profesional, objektif, jujur, dan adil dari Bapak-Ibu sekalian ketika memberikan penilaian atas setiap jenis lomba,” pungkasnya. (ASR/ADV)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *