Disdikbud Kukar Tegaskan Komitmen Kembangkan Kreativitas dan Literasi Digital Pelajar

Kabid Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo
Kabid Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengembangan kreativitas dan literasi digital di kalangan pelajar. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pendidikan berbasis inovasi dan budaya yang terus digalakkan di daerah.

Kabid Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo, menyampaikan bahwa di era digital saat ini, pelajar tidak bisa dilepaskan dari penggunaan teknologi. Karena itu, peran pemerintah daerah adalah mengarahkan pemanfaatan teknologi menjadi lebih produktif dan bernilai edukatif.

Read More
banner 300x250

Menurut Puji, mayoritas pelajar kini sangat akrab dengan perangkat digital seperti smartphone dan komputer. Namun, jika tidak diarahkan dengan baik, potensi besar dari teknologi justru dapat terbuang percuma.

“Kami ingin mereka melihat teknologi bukan sekadar alat hiburan, tetapi sebagai media untuk berkarya, berekspresi, dan belajar,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Disdikbud Kukar mendorong setiap sekolah untuk mulai menanamkan pola pikir kreatif dan literasi teknologi kepada siswa, baik melalui pembelajaran formal maupun kegiatan pendukung.

Pendekatan ini diharapkan bisa membentuk generasi yang tidak hanya cerdas akademis, tetapi juga adaptif terhadap perubahan zaman.

“Anak-anak sekarang sangat akrab dengan dunia digital. Tantangan kami adalah bagaimana mengubah kebiasaan bermain gadget menjadi aktivitas yang bermanfaat dan mendidik,” ujarnya.

Puji menegaskan, pendidikan di Kukar harus berjalan seiring dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya lokal. Bagi Disdikbud, kemajuan teknologi justru bisa menjadi sarana untuk mengenalkan dan melestarikan kebudayaan daerah melalui media digital.

“Kami ingin siswa mampu menggabungkan kemampuan teknologi dengan kecintaan pada budaya. Jadi, mereka tidak hanya pandai secara digital, tapi juga punya karakter dan jati diri yang kuat sebagai pelajar daerah,” tambahnya.

Selain menanamkan kemampuan teknis, Disdikbud Kukar juga menekankan pentingnya pendidikan karakter dan etika digital. Literasi digital tidak hanya berbicara soal kemampuan menggunakan perangkat, tetapi juga tentang bagaimana siswa bisa bersikap bijak, menghargai karya orang lain, dan memahami dampak sosial dari aktivitas di dunia maya.

Dalam jangka panjang, Disdikbud Kukar menargetkan terbentuknya ekosistem pendidikan yang menumbuhkan semangat inovasi dan pelestarian budaya secara seimbang.

Pemerintah daerah berupaya memastikan setiap kebijakan pendidikan mampu menjawab tantangan modern tanpa mengikis akar budaya lokal.

Puji menutup dengan optimisme, bahwa pelajar Kukar memiliki potensi besar untuk menjadi generasi kreatif dan berkarakter digital.

“Kami percaya, dengan pembinaan yang berkelanjutan, anak-anak Kukar akan tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya mahir teknologi, tetapi juga bangga dengan identitas budayanya,” pungkasnya. (WAN/ADV)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *