Lomba Seni Budaya Kukar 2025 Resmi Digelar, Angkat Tema Pelestarian Tradisi Kutai

Penampilan Salah Satu Peserta Lomba
Penampilan Salah Satu Peserta Lomba
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Lomba Seni Budaya Kutai Kartanegara (Kukar) resmi dibuka pada Senin, (22/9/2025). Ajang tahunan ini menghadirkan beragam perlombaan, mulai dari Lomba Seni Tradisi hingga Lomba Tari Jepen Kreasi, yang berlangsung di panggung utama hingga penutupan pada Minggu, (28/9/2025) malam dengan pembagian hadiah.

Koordinator Lapangan kegiatan, Rendi Pangestu, menjelaskan bahwa lomba tahun ini menghadirkan dewan juri yang kompeten di bidangnya masing-masing. Salah satunya pada Lomba Baca Tarsul Kutai, yang dinilai langsung oleh tokoh budaya Mbok Fitri Busu Ipul serta Ibu Mariam, yang sebelumnya juga berpengalaman menjadi juri Festival Tunas Bahasa Ibu Kukar.

Read More
banner 300x250

Menurut Rendi, setiap cabang lomba memiliki kriteria penilaian tersendiri. Khusus untuk Lomba Baca Tarsul Kutai, terdapat lima aspek utama yang menjadi perhatian juri, yakni artikulasi, teknik, penghayatan, etika penampilan, serta kefasihan dalam menyampaikan syair Tarsul dengan bahasa Kutai.

“Walaupun panas terik di siang hari, para peserta tetap semangat menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Hal ini membuktikan bahwa kecintaan terhadap budaya Kutai masih sangat kuat,” ujarnya.

Rendi menambahkan, pesan dan kesan bagi para peserta sebelumnya telah disampaikan dalam technical meeting oleh Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar. Ia menekankan bahwa lomba ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk mengimplementasikan nilai-nilai pelestarian budaya lokal.

“Tahun ini kami mengangkat tema Menjaga Marwah Peradaban Nusantara dengan menekankan pentingnya melestarikan budaya asli Kutai. Tradisi yang sudah ada harus terus dijaga agar tidak hilang ditelan zaman,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan ini mampu memotivasi generasi muda untuk ikut berperan aktif dalam menjaga warisan budaya daerah.

“Kami mengajak generasi muda agar tidak hanya tampil di ajang Erau, tetapi juga di berbagai festival budaya lainnya. Dengan begitu, budaya Kutai bisa terus dikenal dan diwariskan dari generasi ke generasi,” jelasnya.

Sebagai informasi, kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, dengan dukungan penuh dari berbagai komunitas budaya dan duta budaya daerah. (WAN/ADV)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *