KUKAR, LINGKARKALTIM: Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara memastikan persiapan Rembuk Utama dan Expo KTNA Nasional 2025 yang akan berlangsung pada 19–22 September sudah hampir rampung. Kegiatan ini akan menjadi momentum besar bagi Kukar dalam menyambut ribuan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.
Kepala Distanak Kukar, Muhammad Taufik, menjelaskan bahwa Expo KTNA akan dibuka pada 19 September, sementara acara Rembuk Utama dimulai 20 September dan ditutup pada 22 September.
“Persiapan sudah mencapai hampir 100 persen, baik venue indoor maupun outdoor sudah siap digunakan,” ungkapnya pada Rabu (17/9/2025).
Ia menyebutkan, hingga saat ini sudah ada sekitar 1.300 peserta yang mengonfirmasi kehadiran, berasal dari sedikitnya 25 provinsi. Jumlah tersebut diyakini masih akan bertambah menjelang hari pelaksanaan, mengingat animo tinggi dari berbagai daerah untuk hadir dalam agenda nasional ini.
Menurut Taufik, berbagai venue telah disiapkan secara matang. Untuk expo indoor akan menampilkan pameran pertanian dan teknologi, sementara di area outdoor akan dipamerkan alat dan mesin pertanian terbaru. Selain itu, tersedia pula tenda khusus gerakan pangan murah serta tenda gratis untuk UMKM.
Lebih dari 50 UMKM akan dilibatkan secara gratis dalam expo kali ini. UMKM tersebut berasal dari sektor pertanian, perikanan, pengolahan hasil, hingga kuliner khas daerah.
“Kami berterima kasih kepada sponsor dan pihak ketiga yang sudah berkontribusi, seperti PT Tunggang Parangan, PDAM, dan sejumlah perusahaan lainnya yang menyediakan tenda untuk UMKM,” jelas Taufik.
Selain expo, gerakan pangan murah akan menjadi salah satu daya tarik utama. Jika sebelumnya hanya dijadwalkan berlangsung satu hari, kali ini pelaksanaannya diperpanjang sesuai arahan Bupati Kukar dan Ketua KTNA.
“Gerakan pangan murah akan dimulai sejak tanggal 20 hingga 22 September agar masyarakat bisa lebih banyak merasakan manfaatnya,” ujar Taufik.
Agenda rembuk sendiri akan dipusatkan di Hotel Green LT. Forum ini akan diikuti oleh pengurus KTNA Nasional dan pengurus KTNA dari seluruh provinsi.
“Rembuk ini sifatnya internal, tapi menjadi sangat penting karena membahas arah kebijakan pertanian dan ketahanan pangan ke depan,” tambahnya.
Selain di Kukar, kegiatan juga akan dilaksanakan di beberapa titik, termasuk Pelataran Timur dan Singgasana, serta dirangkai dengan kunjungan ke kawasan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN). Hal ini menunjukkan bahwa Rembuk dan Expo KTNA Nasional 2025 tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga forum strategis bagi pembangunan pertanian nasional.
Taufik optimistis, dengan dukungan semua pihak, Kukar mampu menjadi tuan rumah yang baik sekaligus memberikan kesan positif bagi seluruh peserta.
“Kita harapkan kegiatan ini bukan hanya sekadar ajang pertemuan, tetapi juga membawa dampak ekonomi, membuka peluang kerja, serta mengangkat potensi pertanian dan UMKM lokal,” tegasnya.
Dengan persiapan yang hampir rampung, Kukar siap menyambut ribuan peserta Rembuk dan Expo KTNA Nasional 2025. Pemerintah daerah berharap kegiatan ini dapat meningkatkan citra daerah, sekaligus memperkuat kontribusi Kutai Kartanegara terhadap pembangunan sektor pertanian nasional. (WAN/ADV)










