Meski Diperpanjang, Seleksi Penerima Beasiswa Kukar Tetap Ketat

Plt. Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto
Plt. Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) resmi memperpanjang masa pendaftaran program beasiswa hingga 20 September 2025. Perpanjangan ini dilakukan untuk memberi kesempatan lebih luas bagi guru maupun siswa yang belum sempat melengkapi persyaratan administrasi.

Plt Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto, menegaskan bahwa kebijakan perpanjangan ini tidak mengubah prinsip seleksi yang sudah ditetapkan. Menurutnya, meski waktu pendaftaran diperpanjang, setiap calon penerima tetap harus melalui proses verifikasi dan pemeringkatan yang ketat.

Read More
banner 300x250

“Perpanjangan ini bukan berarti semua pendaftar otomatis diterima. Kuota kita terbatas, jadi seleksi administrasi dan pemeringkatan tetap berjalan,” tegas Pujianto pada Rabu (3/9/2025).

Ia menjelaskan bahwa ada dua program besar dalam beasiswa ini, yakni Beasiswa Seribu Guru Sarjana serta Beasiswa Stimulan untuk jenjang SD, SMP, dan kesetaraan. Untuk beasiswa guru, masih banyak kuota yang tersedia, sementara beasiswa stimulan bagi peserta didik sudah ada kategori tertentu yang kuotanya penuh.

“Kalau beasiswa guru memang masih banyak kekurangan. Tapi untuk stimulan siswa, terutama di bidang tertentu, sudah penuh kuotanya. Jadi, meskipun diperpanjang, tetap ada proses seleksi yang ketat,” jelasnya.

Beasiswa stimulan sendiri terbagi dalam tiga kategori, yaitu untuk siswa prasejahtera, siswa berprestasi, dan kuota berdasarkan alokasi tiap sekolah. Proses seleksi sebagian besar dilakukan langsung oleh sekolah sesuai dengan jumlah kuota yang diberikan.

“Setiap sekolah sudah punya kuota masing-masing. Jadi, tidak semua siswa yang mendaftar bisa lolos. Untuk kategori prestasi misalnya, seleksi dilakukan lebih selektif karena jumlah penerimanya terbatas,” papar Pujianto.

Ia juga mengingatkan bahwa meski peserta sudah melengkapi semua dokumen, hal tersebut tidak otomatis menjamin kelulusan. Faktor keterbatasan kuota menjadi alasan utama mengapa sebagian pendaftar tidak bisa diakomodir.

“Pesan kami, silakan lengkapi dokumen sesuai syarat. Tapi harus dipahami, walaupun sudah lengkap, tetap ada kemungkinan tidak lolos karena kuota yang terbatas. Tahun ini seleksi lebih ketat dibanding tahun sebelumnya,” ucapnya.

Dengan adanya perpanjangan waktu hingga 20 September, Disdikbud berharap masyarakat memanfaatkannya sebaik mungkin.

“Gunakan kesempatan ini untuk melengkapi berkas dan mendaftar. Tapi sekali lagi, hasil akhirnya tetap ditentukan oleh proses seleksi,” pungkasnya. (IDN,ADV)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *