Bupati Kukar Aulia Rahman Basri: KTNA Mitra Strategis Wujudkan Pertanian sebagai Fondasi Ekonomi Baru

Bupati bersama Kepala Distanak dan Pengurus KTNA Kukar Periode 2025-2030
Bupati bersama Kepala Distanak dan Pengurus KTNA Kukar Periode 2025-2030
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Pelantikan Pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) periode 2025-2030 berlangsung di Desa Sumber Sari, Kecamatan Loa Kulu, pada Senin (25/8/2025). Acara ini dirangkai dengan panen raya padi sawah yang merupakan hasil demplot kerja sama Pemerintah Daerah Kukar dengan Kodim 0906/Kukar.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, dalam sambutannya menegaskan bahwa KTNA merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pertanian. Menurutnya, keberadaan KTNA menjadi salah satu pemangku kepentingan penting untuk mendukung visi pembangunan Kukar.

Read More
banner 300x250

“KTNA adalah mitra strategis pemerintah. Kutai Kartanegara tidak bisa terus-menerus bergantung pada sektor tambang. Masa depan Kukar ada di sektor pertanian dalam arti luas,” tegas Aulia.

Ia menyampaikan bahwa visi Kukar Idaman Terbaik 2025-2030 menempatkan pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif sebagai fondasi ekonomi baru non-ekstraktif. Menurutnya, sektor pertanian harus digalakkan sejak dini sebagai upaya memperkuat fondasi pembangunan berkelanjutan.

“Sebelum semuanya terlambat, mari kita perkuat fondasi pertanian. Ini adalah root dari perjuangan pembangunan Kukar Idaman Terbaik yang menjadikan pertanian sebagai penopang utama ekonomi baru,” lanjutnya.

Aulia menambahkan, pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk KTNA di tingkat provinsi, kabupaten, hingga kecamatan, untuk membangun pertanian Kukar secara menyeluruh. “Kami berharap KTNA bersama-sama pemerintah mengembangkan sektor pertanian Kukar agar lebih maju dan menyejahterakan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, Muhammad Taufik, menyambut positif terbentuknya kepengurusan KTNA periode baru. Ia menilai, kepengurusan yang diketuai Edi Damansyah dan beranggotakan lintas unsur akan semakin memperkuat organisasi tersebut.

“KTNA Kukar kini semakin kuat dan solid. Meskipun sempat tertunda karena Pekan Daerah di Kutai Barat, namun dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, KTNA siap mendukung pengembangan pertanian Kukar,” ujar Taufik.

Ia menjelaskan, KTNA telah memiliki kepengurusan hingga tingkat kecamatan di 20 wilayah se-Kukar. Dengan jaringan tersebut, KTNA dinilai mampu memperkuat data pertanian, kebutuhan sarana produksi, serta pendampingan kepada petani bersama penyuluh di lapangan.

“Harapan kami, KTNA bisa membantu perbaikan data, mulai dari alsintan hingga kebutuhan sarana produksi. Juga bisa mendampingi petani dalam berbagai program, sehingga pertanian Kukar semakin maju,” jelasnya.

Taufik juga menyoroti hasil panen raya padi sawah di Desa Sumber Sari yang mencapai ubinan 7 ton per hektare, dengan rata-rata konversi 4,4 hingga 4,5 ton gabah kering giling. Angka ini lebih tinggi dari rata-rata produktivitas padi sawah Kukar yang berada di kisaran 4,1 ton per hektare.

“Ini hasil yang sangat baik. Kondisi air masih tersedia, tanaman tumbuh bagus, sehingga produksi bisa lebih tinggi. Ini bukti bahwa pertanian kita punya potensi besar untuk terus ditingkatkan,” tambahnya.

Dengan kolaborasi erat antara pemerintah daerah, penyuluh, dan KTNA, baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan, Taufik optimistis sektor pertanian Kukar akan semakin kuat, produktif, dan berdaya saing di masa depan. (IDN/ADV)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *