KUKAR, LINGKARKALTIM: Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara (Kukar) tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti ajang Bulan Bakti Peternakan (Bulbak) tingkat Provinsi Kalimantan Timur yang rencananya digelar pada September atau Oktober 2025. Event tahunan ini diikuti seluruh kabupaten/kota se-Kaltim dan menjadi ajang bergengsi bagi para pelaku di sektor peternakan.
Kepala Distanak Kukar Muhammad Taufik melalui Staf Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distanak Kukar, Nelva Aflinda, mengatakan persiapan sudah dilakukan sejak awal Agustus dengan membentuk kelompok-kelompok peserta sesuai kategori lomba. “Kami sedang menyusun kelompok dan mengisi formulir yang diberikan provinsi. Ada empat kategori yang akan kami ikuti,” jelasnya, Sabtu (9/8/2025).
Keempat kategori tersebut meliputi pemeliharaan sapi secara intensif (di kandang), pemeliharaan sapi ekstensif (di umbar), kelompok ternak kambing, serta Pengembangan Desa Korporasi Ternak (PDKT) yang merupakan bantuan dari Pemprov Kaltim.
Nelva optimistis tahun ini Kukar mampu mempertahankan dan meningkatkan prestasi. “Tahun lalu, untuk kategori PDKT kami juara satu. Kami juga meraih juara tiga untuk kelompok kambing dan juara di kategori inseminator. Tahun ini targetnya semua juara satu,” tegasnya.
Bulbak 2025 akan digelar di Samarinda, tepatnya di halaman Samarinda Square, dengan konsep expo selama tiga hingga lima hari. Setiap kabupaten/kota mendapat stan berukuran 3×3 meter untuk memamerkan produk peternakan. “Kami akan menjual telur omega, telur probiotik, dan berbagai produk peternakan lainnya. Ada juga lomba stan terbaik, lomba omelet, dan lomba penjualan produk terbanyak,” ujarnya.
Meski tahun lalu belum berhasil meraih juara stan terbaik karena pertama kali ikut, Nelva yakin tahun ini bisa tampil lebih maksimal. “Kita sudah belajar dari pengalaman. Mudah-mudahan hasilnya lebih baik,” tambahnya.
Selain lomba utama, Bulbak juga akan diramaikan dengan berbagai lomba kreatif yang melibatkan kelompok wanita tani hingga komunitas peternak muda. Panitia provinsi biasanya mendatangkan juri dari Dinas Peternakan Kaltim, lembaga pendidikan, maupun instansi terkait.
Nelva menegaskan bahwa keikutsertaan Kukar dalam Bulbak bukan hanya soal mengejar prestasi, tetapi juga menjadi ajang promosi potensi peternakan daerah. “Kita ingin memperkenalkan produk-produk unggulan Kukar ke masyarakat luas dan membuka peluang pasar yang lebih besar,” katanya.
Dengan persiapan yang matang dan semangat tinggi, Distanak Kukar berharap dapat membawa pulang prestasi membanggakan. “Semoga tahun ini Kukar bisa sapu bersih juara,” tutup Nelva.(IDN/ADV)










