KUKAR, LINGKARKALTIM: Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Distanak) Kabupaten Kutai Kartanegara menegaskan bahwa masyarakat atau kelompok tani yang ingin menerima bantuan ternak maupun sarana prasarana peternakan harus memenuhi sejumlah persyaratan administratif dan teknis.
Kepala Distanak Kukar Muhammad Taufik melalui Staf Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distanak Kukar, Nelva Aflinda, menjelaskan bahwa calon penerima bantuan wajib membentuk kelompok terlebih dahulu.
“Harus bentuk kelompok resmi, lalu membuat proposal yang ditujukan kepada Kepala Dinas. Anggota kelompok juga harus terdaftar di Sistem Informasi Penyuluh Pertanian (Simlultan),” ujarnya, Jumat (8/8/2025).
Selain itu, pengajuan proposal harus dilengkapi rekomendasi dari pemerintah desa, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), dan camat setempat.
“Kami juga minta foto wilayah atau lokasi yang akan digunakan untuk usaha peternakan,” tambahnya.
Bantuan yang disalurkan beragam, mulai dari sapi, kambing, kerbau, ayam petelur, kelinci, hingga itik, serta sarana seperti kandang galvanis, pakan, obat-obatan, dan peralatan peternakan seperti mesin pencacah rumput (chopper) untuk pembuatan pakan silase atau fermentasi. Nelva menjelaskan, penerima bantuan juga wajib mempersiapkan fasilitas pendukung sebelum bantuan disalurkan.
“Petani harus menyiapkan pakan, menanam rumput, membuat kandang, dan nanti akan kami berikan pelatihan pemeliharaan termasuk penggunaan obat sederhana seperti obat kembung dan obat cacing,” jelasnya.
Ia menambahkan, program bantuan ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama petani kecil dan keluarga miskin.
“Seperti bantuan ayam petelur yang kami berikan tahun lalu, hasilnya sangat bermanfaat. Telurnya langsung dikonsumsi masyarakat atau dijual ke tetangga, bahkan ada desa yang membelinya untuk program penanganan stunting,” ungkapnya.
Menurutnya, selama persyaratan lengkap dan kelompok terdaftar resmi, peluang untuk mendapatkan bantuan cukup besar.
“Kami ingin bantuan ini tepat sasaran, berkelanjutan, dan benar-benar meningkatkan pendapatan masyarakat,” pungkas Nelva.(IDN/ADV)










