KUKAR, LINGKARKALTIM : Upaya menjaga stabilitas ketersediaan dan harga bahan bahan pokok, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar akan menggelar operasi pasar murah, dalam waktu dekat ini.
Dalam pelaksanaan operasi pasar murah, pihaknya akan menggandeng sejumlah pihak seperti Bulog Samarinda dan agen maupun pangkalan resmi pertamina LPG 3 Kg.
Plt Kepala Disperindag Kukar Sayid Fhatullah menjelaskan, pelaksanaan operasi pasar murah terlebih pada distribusi LPG 3 KG ini bagian dari upaya pemerintah daerah, dalam mengatasi kelangkaan gas LPG 3 KG tersebut.
“Program ini merupakan respon atas keluhan masyarakat, terhadap lonjakan harga beberapa komoditas bahan pokok serta ketersediaan gas subsidi yang belakangan mulai langka,” jelas Sayid Fhatullah.
Dalam hal ini, pihaknya saat ini tengah menyusun jadwal operasi pasar murah dan distribusi gas 3 kg secara terstruktur. Fokusnya adalah menyasar kepada masyrakat yang membutuhkan atau kategori menengah kebawah.
“Kami pastikan distribusi gas subsidi benar-benar menjangkau masyarakat yang berhak,” tegasnya.
Ia menyebutkan, operasi pasar akan menyediakan bahan pokok dengan harga di bawah pasar, seperti beras, minyak goreng, gula, dan tepung terigu. Program ini dirancang sebagai solusi jangka pendek sekaligus edukasi publik agar masyarakat tidak panik menghadapi dinamika harga. Dalam pelaksanaannya, Disperindag akan melibatkan seluruh stakeholder terkait.
Pihaknya menegaskan, pelaksanaan operasi pasar murah akan dilakukan secara merata di seluruh Kecamatan se Kukar.
Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat dan pelaku usaha menengah ke atas, agar bisa menggunakan gas dengan besaran 5kg dan diatasnya, Hal ini untuk mengurangi adanya kelangkaan distribusi terhadap gas elpiji subsisdi 3 KG kepada masyrakat dengan kategori miskin.
“Jika terdapat penyelewengan dalam distribusi gas subsidi maupun ketimpangan harga. Maka masyarakat dapat melaporkan hal itu ke Disperindag Kukar,” pungkasnya. (adv/*den)










