KUKAR, Lingkarkaltim : Meskipun di wilayah hulu Kabupaten Kutai Kartanegara, salah satu destinasi wisata di Kecamatan Kota Bangun yaitu Tanjung Sarai ramai dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai daerah.
Dalam sehari pada momen liburan baik libur sekolah maupun libur nasional bisa mencapai 1.000 pengunjung, namun dihari biasa hanya sekitar 500 pengunjung.
Destinasi wisata tersebut menyuguhkan pemandangan alam yang masih asri yaitu dikelilingi oleh danau. Para wisatawan bisa menikmati langsung atau mengelilingi danau menggunakan perahu, yang telah disediakan dengan harga yang terjangkau.
Jika ingin menikmati indahnya danau, pengunjung dapat menyewa perahu dengan harga 10-15 ribu per orang dengan dirasi waktu sekitar 20 menit.
Kepala Desa Kedang Murung Junaidi menjelaskan, wisata ini dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Dan dibangun sejak 2019 lalu serta diresmikan pada 2022 lalu. Luasan wisata ini sekitar 3 hektare, awalnya lahan ini akan dibangun Stadion mini namun lahan ini terlihat terlalu miring. Sehingga dijadikan tempat wisata.
“Lahan ini kita beli dengan masyarakat, dengan tujuan juga untuk memperdayakan masyarakat sekitar,” kata Junaidi kepada Lingkarkaltim, Kamis (10/4/2025).
Ia menyebutkan, dalam memajukan sektor pariwisata pemerintah desa telah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, khususnya Dinas Pariwisata.
“Kami meminta dukungan dari Dispar Kukar terkait sarana dan prasarana pariwisata, namun DIspar Kukar meminta dibentuk Pokdarwisnya terlebih dahulu,” sebutnya.
Sementara saat ini tengah dilakukan pembentukan Pokdarwis, dalam pengelolaan wisata ini. Selain dari Dispar Kukar, dukungan wisata ini juga dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dinas Pekerjaan Umum (PU) hingga Dinas Perhubungan.
“DPMD memberikan bantuan lampu tenaga surya, Dinas PU yaitu fasilitas jalan dan Dinas Perhubungan yakni ponton untuk pengunjung,” ujarnya.
Dirinya berharap, wisata ini terus dikunjungi oleh masyarakat baik dari luar dan dalam daerah. Melalui wisata ini dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat sekitar.
Sementara itu Plt Kepala Dispar Kukar Arianto menjelaskan, pemerintah daerah terus mendukung sektor pariwisata. Dukungan itu dengan memberikan sarana dan prasarana pariwisata.
Selain sarana dan prasarana yang diberikan, Dispar Kukar juga mengkoordinasikan terkait aspirasi sektor pariwisata kepada OPD terkait, untuk mendapatkan dukungan atau perhatian khususnya dalam pembangunan.
“Kemajuan sektor pariwisata juga menjadi komitmen pemerintah daerah. Jadi tidak hanya salah satu destinasi wisata yang diperhatikan, tapi banyak wisata yang sudah disupport oleh pemerintah daerah,” jelas Arianto. (adv/kik)










