KUKAR, Lingkarkaltim : Kelurahan Maluhu Kecamatan Tenggarong terus berupaya untuk mengembangkan sektor perikanan dengan membudidayakan ikan menggunakan media sistem kolam terpal, melalui berbagai dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Budidaya ikan dengan kolam terpal sendiri merupakan usaha budidaya ikan yang menggunakan terpal sebagai alas dan dinding kolam. Budidaya ikan dengan kolam terpal ini juga tidak memerlukan lahan yang luas sehingga dengan adanya kolam-kolam terpal ini tentu akan membantu menekan biaya pembuatan kolam.
Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro, mengungkapkan bahwa terdapat 20 Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) di Kelurahan Maluhu yang membudidayakan ikan air tawar. Yang mana hasil budidaya tersebut digunakan dan dikelola oleh kelompok masing-masing.
“Dukungan dari pemerintah kabupaten alhamdulillah sangat luar bisa. Kami menerima bantuan untuk 8 kelompok mulai dari bibit ikan, terpal untuk membuat kolam dan pakan ikan,” ungkap Joko kepada media Lingkarkatim.com pada Jum’at, (08/11/24).
Dikatakan oleh Joko bahwa bantuan yang diterima oleh pokdakan di kelurahan Maluhu merupakan bantuan yang bersumber dari APBD Perubahan tahun 2024
“Di anggaran perubahan tahun 2024 ini kami mendapatkan kembali bantuan terkait pokdakan untuk 8 kelompok. Sebelumnya di anggaran murni tahun 2024 dapat dan tahun lalu juga dapat bantuan serupa,” ujarnya.
Bantuan yang telah diterima diberikan kepada pokdakan secara bergiliran. Jika ada 8 kelompok yang sudah mendapatkan bantuan pada anggaran sebelumnya maka pada bantuan di anggaran perubahan tidak dapat lagi.
Dirinya berharap budidaya pada sektor perikanan ini dapat terus berkelanjutan dan bisa menghasilkan sumber bahan pangan disamping sumber bahan pangan lainnya seperti dari sektor pertanian dan peternakan.
“Harapan saya, dengan adanya Pokdakan ini minimal bisa menguatkan ketahanan pangan yang ada di lingkungan sekitar yaitu masing-masing RT di kelurahan Maluhu dan kami juga ingin masyarakat semakin sejahtera pada semua bidang dan disegala sektor yang digelutinya,” pungkas Joko. (adv/ning)










