KUKAR, LINGKARKALTIM: Cabang olahraga (cabor) panahan Kutai Kartanegara (Kukar) terus mematangkan persiapan menjelang gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Meski masih harus memutar otak di tengah keterbatasan fasilitas dan anggaran, semangat para atlet dan pelatih Pengcab Perpani Kukar tak surut untuk mengincar target medali emas.
Pelatih Panahan Kukar, Nanang Mujiyono, mengungkapkan timnya saat ini sudah mengakhiri fase persiapan umum yang diisi dengan gemblengan fisik serta weight training selama dua bulan terakhir. Kini, fokus latihan telah bergeser ke persiapan khusus.
“Dari pertengahan bulan ini sampai bulan depan kita masuk persiapan khusus. Harapannya ada anggaran pra-kompetisi mendekati Porprov nanti. Saat ini kita masih Training Center (TC) mandiri di dua titik, yaitu lapangan tenis Stadion Rondong Demang dan Jalan Gunung Sentul. Bulan depan rencananya mulai sentralisasi di Stadion Demang,” ujar Nanang, Rabu (26/8/2026).
Selain persiapan Porprov, Perpani Kukar juga membidik Seleksi Provinsi (Selekprop) sebagai ajang tryout sekaligus seleksi menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Senior 2026. Target yang diusung pun cukup realistis mengingat persaingan yang terbuka untuk semua tingkatan umur.
“Untuk Porprov, kita menyiapkan 30 atlet dari empat divisi: Recurve, Compound, Standard/Nasional, dan Barebow. Estimasi medali emas yang diperebutkan sekitar 28 nomor. Progres skor anak-anak sampai Agustus ini terus meningkat,” tambahnya.
Di balik matangnya persiapan teknis, Nanang tak menampik adanya kendala klasik yang membayangi, mulai dari kejelasan bantuan peralatan tanding hingga pemusatan latihan yang masih bersifat mandiri akibat efisiensi anggaran pemerintah daerah.
“Peralatan ini krusial karena butuh waktu penyesuaian dan setting untuk atlet. Data dan asistensi sudah kita serahkan ke pemerintah. Namun, apapun kondisinya, kita tetap tekankan ke anak-anak untuk menjaga semangat. Apalagi dukungan orang tua sangat luar biasa, bahkan peralatan tanding saat ini masih menggunakan milik pribadi,” tegasnya.
Untuk mengawal 30 atlet tersebut, Perpani Kukar menerjunkan empat pelatih, dua official, dan dua manajer.
Semangat tinggi juga terpancar dari atlet muda Kukar, Khairunnisa. Di usianya yang baru 14 tahun, ia bakal menjalani debut perdananya di ajang Porprov. Siswi sekolah menengah ini harus pintar membagi waktu antara target medali dan tugas akademik.
“Kalau ada waktu kosong, saya sempatkan latihan walau tugas sekolah lumayan banyak. Kadang kalau libur dari pagi sampai siang, lanjut sore lagi. Kadang dari jam 2 atau jam 3 sore. Harapan saya tentu bisa menyumbang medali emas untuk Kukar di Porprov pertama saya ini,” tutur Khairunnisa optimis. (Dil)










