KUKAR, LINGKARKALTIM: Prestasi membanggakan kembali datang dari Kabupaten Kukar. Esther Veronika, pemudi asal Desa Buluq Sen, Kecamatan Tabang, dipercaya mewakili Kaltim dalam ajang Putri Pariwisata Indonesia 2026 tingkat nasional.
Keikutsertaan Esther menjadi perhatian karena dirinya berasal dari wilayah pedalaman Kukar. Jarak geografis dan keterbatasan akses tidak menjadi penghalang untuk menorehkan prestasi hingga tingkat nasional.
Plt. Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, Awang Agus Dharmawan menyebut keikutsertaan Esther Veronika menjadi salah satu bukti bahwa putra-putri daerah memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berprestasi.
Ia mengungkapkan, tahun ini Kukar memiliki dua perwakilan yang sama-sama berasal dari Kecamatan Tabang dan berhasil membawa nama Kaltim ke ajang nasional.
Selain Esther dalam ajang Putri Pariwisata, terdapat pula putru Kukar asal Tabang Jelita Rista Lestari yang dipercaya menjadi utusan Kaltim dalam Paskibraka Nasional 2026.
“Tentunya ini menjadi kebanggaan kita semua sebagai masyarakat Kukar,” kata dia, Senin (24/6/2026).
Ia menegaskan, kondisi geografis bukan alasan bagi generasi muda Kukar untuk membatasi diri. Justru prestasi Esther menunjukkan bahwa talenta dari wilayah pedalaman mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
“Tidak ada batasan untuk prestasi,” tegas Awang Agus.
Dia menilai, capaian tersebut juga tidak terlepas dari proses pembinaan yang dilakukan melalui ajang Duta Wisata.
Dispar Kukar akan terus memberikan dukungan terhadap Esther Veronika selama mengikuti rangkaian kompetisi.
Terlebih, ajang Putri Pariwisata menjadi bagian yang berkaitan langsung dengan pembinaan sektor pariwisata daerah.
Ia berharap perjalanan Esther dapat berbuah prestasi terbaik dan mengharumkan nama Kukar serta Kaltim.
“Harapan untuk Esther Juara lah,” tuturnya.
Sementara itu, Esther Veronika mengatakan bahwa kesempatan mewakili Kaltim di ajang Putri Pariwisata Nasional 2026 menjadi sebuah tanggung jawab sekaligus kebanggaan.
Berasal dari Desa Buluq Sen, Tabang, ia kini membawa nama daerahnya ke panggung nasional.
Dia menyebut bahwa perjalanan menuju malam grand final membutuhkan dukungan dari banyak pihak.
Karena itu, Esther meminta masyarakat Kaltim, terkhususnya tempat kelahirannya Kukar, untuk memberikan doa dan semangat selama menjalani seluruh tahapan kompetisi.
Ia berharap dukungan tersebut dapat menjadi energi tambahan untuk tampil maksimal dan membawa pulang prestasi bagi daerah.
“Karena doa dan semangat kalian sangat berarti untuk perjalanan Esther sampai nanti di malam grand final,” pungkasnya. (ASR)










