Hadapi Potensi Kekeringan di IKN, TNI Angkatan Udara dan BMKG Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca

Lanud Dhomber , Otorita IKN dan BMKG saat persiapan pelaksanaan OMC, di Lanud Dhombet, Jumat (21/8/2026),.(Dok: Lanud Dhomber).
Lanud Dhomber , Otorita IKN dan BMKG saat persiapan pelaksanaan OMC, di Lanud Dhombet, Jumat (21/8/2026),.(Dok: Lanud Dhomber).
banner 468x60

BALIKPAPAN, LINGKARKALTIM: Untuk mengantisipasi potensi kekeringan ekstrem akibat dampak El Nino diwilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Kalimantan Timur, Lanud Dhomber mendukung penuh pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Dukungan itu ditandai briefing koordinasi sekaligus peninjauan pesawat Cassa NC-212 TNI Angkatan Udara (TNI AU) serta 8 ton garam natrium klorida (NaCl), yang berlangsung di Baseops Lanud Dhomber, Jumat (21/8/2026), dengan melibatkan unsur TNI AU, Otorita IKN dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Read More
banner 300x250

“Koordinasi lintas instansi menjadi bagian penting, untuk memastikan pelaksanaan OMC berjalan aman dan sesuai sasaran,” kata Komandan Lanud Dhomber Kolonel Pnb I Gusti Ngurah Sorga Laksana.

Ia mengatakan briefing dilakukan untuk menyamakan persepsi mengenai pelaksanaan operasi, perkembangan kondisi cuaca, wilayah sasaran, mekanisme penerbangan hingga aspek keselamatan selama operasi berlangsung.

Dalam pelaksanaannya, satu unit pesawat Cassa NC-212 TNI AU akan digunakan untuk menjalankan misi penyemaian awan atau cloud seeding.

Penerbangan dilakukan berdasarkan hasil analisis dan rekomendasi kondisi atmosfer dari tim BMKG.

Tim BMKG Pusat dalam briefing tersebut memaparkan perkembangan kondisi atmosfer serta potensi pertumbuhan awan di wilayah sasaran.

Sementara Otorita IKN menyampaikan kebutuhan dan koordinasi pelaksanaan OMC di kawasan IKN dan wilayah Kalimantan Timur.

“Sinergi antarinstansi menjadi bagian penting agar pelaksanaan operasi dapat berjalan efektif, aman dan tepat sasaran,” katanya.

OMC diharapkan dapat menjadi salah satu langkah mitigasi menghadapi potensi kondisi kekeringan ekstrem yang dapat terjadi akibat pengaruh fenomena El Nino di wilayah IKN dan Kalimantan Timur.

Usai briefing, Danlanud Dhomber bersama tim Otorita IKN dan BMKG melakukan peninjauan langsung terhadap pesawat Cassa NC-212 yang akan digunakan dalam operasi.

Tim juga melakukan pengecekan terhadap 8 ton garam NaCl yang disiapkan sebagai bahan penyemaian awan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas instansi dalam menghadapi dinamika cuaca serta potensi dampak El Nino di wilayah Kalimantan Timur.(lk)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *