Puluhan Kader HMI Se-Indonesia Ikuti LK2 dan SC Nasional Cabang Kukar

Ketua Panitia LK2 dan SC Nasional HMI Cabang Kukar, Muhammad Ibnu Ridho. (Dok. HMI Kukar)
Ketua Panitia LK2 dan SC Nasional HMI Cabang Kukar, Muhammad Ibnu Ridho. (Dok. HMI Kukar)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Puluhan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) se-Indonesia mengikuti pergelaran Latihan Kader II (LK2) Nasional dan Senior Course (SC) yang diselenggarakan oleh HMI Cabang Kukar.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda kaderisasi formal organisasi, tetapi juga menjadi wadah konsolidasi dan silaturahmi antar kader HMI dari berbagai cabang.

Read More
banner 300x250

Pelaksanaan LK2 dan Senior Course Nasional tersebut menjadi salah satu agenda besar HMI Cabang Kukar pada tahun ini.

Ketua Panitia, Muhammad Ibnu Ridho mengatakan hingga saat ini persiapan kegiatan telah mencapai sekitar 80 persen.

Para peserta dari daerah lain juga mulai berdatangan dan mengikuti tahapan screening atau penyaringan awal sebelum memasuki proses pelatihan.

“Hari ini sudah memasuki screening hari pertama, dan teman-teman peserta mulai datang ke lokasi kegiatan,” ucap dia, Selasa (2/6/2026).

Ia mengungkapkan, jumlah peserta yang mengikuti LK2 Nasional mencapai 57 orang, sementara Senior Course diikuti 17 peserta.

Mereka berasal dari berbagai cabang HMI di sejumlah daerah di Indonesia di antaranya kader dari Samarinda, Pangkep, Bau-Bau, Toli-Toli, Banjarmasin, Tarakan hingga Makassar.

“Nah cukup banyak gitu teman-teman yang ngikutin kegiatan nasional ini,” ungkap Ridho.

Sebagai organisasi kader, kata Ridho, HMI memiliki kewajiban untuk terus menjalankan proses kaderisasi secara berjenjang.

LK2 merupakan salah satu jenjang kaderisasi formal yang diperuntukkan bagi kader yang telah menyelesaikan Latihan Kader I dan ingin meningkatkan kapasitas kepemimpinan serta pemahaman keorganisasian.

Sementara Senior Course menjadi jenjang kaderisasi lanjutan yang bertujuan membentuk kader-kader strategis yang mampu memberikan kontribusi lebih luas bagi organisasi maupun masyarakat.

Menurutnya, pelaksanaan LK2 dan Senior Course bukan sekadar memenuhi amanah konstitusi organisasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan nilai-nilai perjuangan HMI.

“Tentu saja teman-teman memenuhi kewajiban daripada konstitusi bahwa cabang itu wajib melaksanakan LK2. Tetapi di sisi lain, LK2 ini bukan hanya formalitas, melainkan bagaimana menjaga api peradaban agar kader-kader yang memiliki semangat berproses di HMI terus bertambah,” ujarnya.

Ridho menilai, proses kaderisasi menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi muda yang memiliki kapasitas intelektual, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap persoalan bangsa dan daerah.

Selain fokus pada penguatan kaderisasi, HMI Cabang Kukar juga ingin menjadikan kegiatan ini sebagai momentum mempererat hubungan antar kader dari berbagai wilayah di Indonesia.

Melalui LK2 dan Senior Course Nasional, ia berharap Kukar dapat menjadi ruang pertemuan bagi kader-kader HMI dari berbagai latar belakang daerah, budaya, dan pengalaman organisasi.

Dia menyebut bahwa konsolidasi kader menjadi penting mengingat HMI merupakan organisasi yang memiliki jaringan luas di seluruh Indonesia.

“Jadi bukan hanya belajar bersama, tetapi juga memperkuat hubungan antar kader yang nantinya tetap terjaga meskipun kegiatan sudah selesai,” katanya.

Tidak hanya menjadi forum kaderisasi, kegiatan nasional tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan kekayaan budaya Kukar kepada para peserta dari luar daerah.

Dengan demikian, kegiatan ini mampu memberikan dampak yang lebih luas, baik bagi organisasi maupun promosi daerah.

“Harapan besar kami, ketika peserta datang ke Kukar, mereka juga bisa mengenal budaya-budaya yang ada di Kukar. Jadi target kami bukan hanya menjadikan Kukar sebagai tempat pelaksanaan kegiatan, tetapi juga sebagai wadah konsolidasi dan silaturahmi kader HMI se-Indonesia,” tutup dia. (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *