KUKAR, LINGKARKALTIM: Kunjungan obyek wisata Pantai Panrita Lopi di Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara mengalami peningkatan.
Peningkatan pengunjung dirasakan sejak memasuki musim lebaran Idul Fitri 2026, dengan mencapai sekitar 1.500 pengunjung tiap harinya.
Pengelola obyek wisata Panrita Lopi Daeng Lompo mengatakan, peningkatan pengunjung ini didominasi dari sejumlah Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur.
Obyek wisata Pantai Panrita Lopi ini menjadi salah satu rekomendasi tempat wisata bagi keluarga, kerabat, hingga pasangan.
“Tak sedikit wisatawan yang berkunjung ke Panrita Lopi ini, ingin menikmati suasana yang nyaman pada sore dan pagi hari,” kata Daeng Lompo pada Lingkarkaltim, di Panrita Lopi, Jum’at (27/3/2026).
Ia menyebutkan, di Panrita Lopi ini menyuguhkan spot pemandangan yang indah. Pasalnya, Pantai ini dikelilingi oleh pohon cemara dan lingkungannya bersih, yang membuat pengunjung lebih rileks.
Selain spot pemandangan yang nyaman dan cocok untuk diabadikan, Pantai Panrita Lopi memiliki sejumlah wahana permainan, untuk menghibur wisatawan diantaranya Banana Boot, lapangan voli, tenda camping, hammock, serta dilengkapi fasilitas umum seperti toilet, mushola, gazebo dan lainnya.
“Hiburan yang diminati pengunjung ialah, banana boot hingga tenda camping untuk bersantai pada malam hari, sembari menyalakan api unggun,” sebutnya.
Untuk masuk ke Pantai Panrita Lopi, wisatawan cukup membayar Rp. 70 ribu untuk pulang hari. Sedangkan untuk bermalam dikenakan biaya tambahan Rp. 10 ribu per orang yaitu menjadi Rp. 80 ribu.
Ia mengaku, tingkat kunjungan wisata tahun ini (2026) berbeda dengan tahun sebelumnya pada 2025 lalu, yang mencapai sekitar 3 ribu lebih pengunjung.
Hal ini diduga karena dipengaruhi dibukanya area Ibu Kota Nusantara (IKN) secara gratis. Sehingga sejumlah wisatawan berkunjung ke IKN.
Dirinya berharap, peran pemerintah daerah bisa lebih maksimal lagi, khususnya dalam memajukan sektor pariwisata.
“Saya apresiasi kepada pemerintah daerah, yang telah mendukung sektor pariwisata di Kukar termasuk akses menuju Panrita Lopi, dengan membangun Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) dan lainnya,” ungkapnya.
Sementara itu pengunjung asal Samboja Rini Astuti menyebutkan, memilih wisata pantai Panrita Lopi merupakan wadah yang nyaman, untuk bersantai bersama keluarga. Di pantai bisa menikmati keindahan alam, dengan memandang lautan lepas.
“Di pantai juga bisa camping. Suasana yang paling nyaman ketika pagi dan sore hari, kita juga ditemani dengan live musik untuk menghibur pengunjung,” sebut Rini Astuti. (Kik)










