Panen Raya Jagung di Jahab Capai 3,5 Ton

Foto Bersama Panen Raya Jagung di Kelurahan Jahab, Kecamatan Tenggarong (Lingkarkaltim/Tri)
Foto Bersama Panen Raya Jagung di Kelurahan Jahab, Kecamatan Tenggarong (Lingkarkaltim/Tri)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Kegiatan panen raya jagung di lahan Kelompok Tani (Poktan) Karya Perjuangan, Kelurahan Jahab Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pada Selasa, (30/12/2025) menjadi bukti nyata semangat juang dan kerja keras para petani jagung dalam mengelola lahan pertanian hingga akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan.

Meski dihadapkan dengan berbagai keterbatasan mulai dari kondisi medan yang sulit, keterbatasan infrastruktur, hingga ancaman hama, para petani tetap konsisten mengolah lahan dan menjaga produktivitas pertanian jagung.

Read More
banner 300x250

Kegiatan panen raya tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, Camat Tenggarong, Lurah Jahab, serta sejumlah pihak terkait lainnya. Kehadiran orang nomor satu di Kukar itu menjadi perhatian dan kebanggaan tersendiri bagi para petani setempat.

Lurah Jahab, Laoren Sirenden, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Bupati Kukar di tengah keterbatasan kondisi cuaca dan medan lahan yang cukup sulit.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Kukar yang telah hadir dalam penyelenggaraan panen raya jagung ini. Walaupun kondisi cuaca dan lokasi lahan kurang mendukung, namun ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami,” ujar Laoren.

Ia menambahkan, kunjungan Bupati Kukar secara langsung untuk melihat panen raya jagung di Kelurahan Jahab, khususnya di Kelompok Tani Karya Perjuangan, menjadi suntikan semangat dan motivasi bagi para petani agar tetap konsisten dan bersemangat dalam mengelola pertanian.

“Hubungan antara pemerintah dan petani selama ini sudah terjalin dengan baik, kehadiran Bupati hari ini menambah motivasi bagi para petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian jagung khususnya di kelurahan Jahab,” tambahnya.

Laoren menjelaskan, total lahan yang dikelola oleh Kelompok Tani Karya Perjuangan mencapai 6 hektare. Dari luasan tersebut, sekitar 2 hektare khusus ditanami jagung dan saat ini memasuki masa panen raya. Sementara lahan lainnya dimanfaatkan untuk pertanian hortikultura, seperti tanaman kacang Panjang dan lainnya.

“Kalau total lahannya ada 6 hektare. Lahan yang dipanen jagung ini sekitar 2 hektare, sisanya dijadikan lahan hortikultura,” jelasnya.

Dari hasil panen jagung di lahan seluas 2 hektare tersebut, Kelompok Tani Karya Perjuangan mampu menghasilkan 3,5 ton jagung. Hasil panen tersebut saat ini dipasarkan secara mandiri oleh para petani.

Ia juga menyebutkan bahwa pendampingan terus diberikan melalui Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) melalui Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar. Sementara dari pihak kelurahan, dukungan diberikan dalam bentuk administrasi dan koordinasi kebutuhan petani.

“Ketika petani membutuhkan bantuan, seperti pembuatan proposal dan administrasi, kami selalu membantu. Kami juga terus berkoordinasi dengan PPL terkait kebutuhan mereka,” katanya.

Namun demikian, masih terdapat sejumlah kendala yang dihadapi petani, terutama terkait infrastruktur dan sarana pendukung. Medan menuju lokasi lahan yang cukup sulit membuat petani membutuhkan alat angkut untuk hasil panen.

“Kebutuhan utama petani saat ini adalah alat angkut. Selama ini hasil panen diangkut menggunakan mobil yang disewa oleh petani,” ungkap Laoren.

Selain kondisi medan, kendala lain yang sering dihadapi petani adalah gangguan hama beruk yang dapat mempengaruhi hasil panen.

Ke depan, pihak kelurahan berencana mengoordinasikan dukungan infrastruktur dengan pihak perusahaan, salah satunya PT. Budi Duta Agro Makmur, guna membantu akses dan sarana pertanian di wilayah tersebut.

Laoren berharap, pertanian jagung di Kelurahan Jahab dapat terus berkembang, baik dari segi kualitas maupun kuantitas hasil panen, serta mampu memperluas jangkauan pemasaran.

“Harapannya, hasil pertanian jagung di Jahab tidak hanya dipasarkan di Kukar, tetapi bisa menjangkau pasar yang lebih luas di seluruh Kabupaten Kutai Kartanegara,” pungkasnya. (Tri)

 

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *