KUKAR, LINGKARKALTIM: Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kukar mendorong penguatan atmosfer sepak bola ASN melalui turnamen antar OPD.
Ketua Askab PSSI Kukar Thauhid Afrilian Noor menjelaskan bahwa meski bukan bagian dari kalender resmi olahraga seperti Porprov, turnamen antar-OPD tetap memiliki fungsi strategis dalam membangkitkan gairah olahraga di lingkungan pemerintahan.
Ia menjelaskan, turnamen mini soccer ini menjadi saluran positif bagi ASN untuk kembali aktif berolahraga, terutama bagi mereka yang memiliki minat dan bakat sepak bola.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari program yang telah kami sepakati bersama Dispora. Salah satunya adalah membangun semangat olahraga di lingkungan OPD, termasuk melalui kegiatan sepak bola,” ungkap dia, Rabu (10/12/2025) malam.
Menurutnya, setelah sejumlah tahun dunia olahraga ASN vakum dari kompetisi internal, turnamen ini menjadi momentum untuk menghidupkan kembali atmosfer sepak bola yang sehat dan rekreatif
Ia menilai, turnamen antar-OPD memiliki nilai sosial dan pembinaan yang tidak kalah penting.
“Turnamen ini menjadi sarana untuk membangun antusiasme sepak bola di kalangan masyarakat, khususnya lingkungan OPD,” jelas Thauhid.
Kompetisi seperti ini, lanjut dia, tetap perlu diselenggarakan karena memiliki kontribusi terhadap penguatan minat olahraga di daerah.
Bahkan, kehadiran mini soccer melengkapi ragam olahraga sepak bola seperti futsal, sepak bola pantai, dan sepak bola lapangan yang semuanya berada dalam pembinaan Askab.
Ia menekankan bahwa turnamen antar-OPD ini juga menjadi ruang memperkuat hubungan emosional antarpegawai di lingkungan Pemkab Kukar.
“Harapan kami, melalui kegiatan ini terbangun silaturahmi, sekaligus mendorong para ASN untuk aktif berolahraga,” katanya.
Tauhid menerangkan, turnamen ini rencananya akan diarahkan sebagai ajang seleksi bagi Bapor Korpri Kukar untuk Porprov Korpri.
Turnamen antar-OPD ini kini memasuki tahun ketiga pelaksanaan. Askab optimistis kegiatan ini akan terus berlanjut sebagai agenda rutin pemerintah daerah dan wadah pembinaan berkelanjutan.
“Insya Allah kegiatan antar-OPD ini akan kembali dilaksanakan tahun depan. Ini sudah memasuki tahun ketiga, dan kita berharap dapat terus berlanjut,” pungkas dia. (ASR)










