UMKM Jongkang Kembangkan Produk Turunan Gula Merah, Disperindag Kukar Siap Fasilitasi Pemasaran

Produk UMKM turunan gula merah (kiki/Lingkarkaltim)
Produk UMKM turunan gula merah (kiki/Lingkarkaltim)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Upaya pelaku UMKM di Desa Jongkang, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara terus berkembang.

Salah satunya dilakukan oleh Salasiah, yang berhasil mengolah gula merah menjadi berbagai produk turunan bernilai ekonomi tinggi.

Read More
banner 300x250

Tidak hanya dijual dalam bentuk utuh, gula merah kini ia kreasikan menjadi aneka kue kering yang diminati banyak konsumen.

Salasiah menuturkan, inovasi ini berawal dari keinginannya memberikan sentuhan baru pada bahan baku lokal yang mudah didapat.

Ia kemudian mencoba mengolah gula merah menjadi sejumlah kue kering seperti kue keminting, sagon bakar, kue kacang, hingga varian lain yang memiliki cita rasa khas.

“Kue kering berbahan dasar gula merah ini memiliki ciri khas tersendiri, yakni rasanya yang manis dan gurih,” kata Salasiah saat ditemui di Jongkang, Minggu (30/11/2025).

Menurutnya, produk tersebut tidak membuat bosan dan justru menjadi favorit konsumen saat dipamerkan di berbagai event UMKM.

Tingginya minat tersebut terlihat dari kebiasaan konsumen yang membeli dalam jumlah lebih dari satu toples. “Konsumen yang membeli kue ini minimal dua toples. Harganya bervariasi dari Rp 15 ribu sampai Rp 30 ribu per toples tergantung berat isinya,” jelasnya. Selain itu, kue kering tersebut juga dijual per kilogram dengan harga Rp 125 ribu.

Dalam sebulan, Salasiah mampu memproduksi sekitar 20 kilogram kue kering dengan omzet mencapai Rp 2,5 juta. Proses produksinya dilakukan bersama rekannya, mulai dari menyiapkan bahan hingga pengovenan yang memerlukan waktu sekitar dua jam.

“Pertama kita siapkan bahan-bahan, gula merah dilarutkan terlebih dahulu, kemudian tepung kanji disiram air gula dan dicetak, terakhir dioven 30 menit,” terangnya.

Dirinya berharap, usahanya terus berkembang dan bisa memberikan lapangan kerja bagi warga sekitar. Ia optimistis permintaan kue kering berbahan gula merah akan terus meningkat seiring bertambahnya event UMKM di Kukar.

Menanggapi geliat UMKM seperti yang dilakukan Salasiah, Plt. Kepala Disperindag Kukar Sayid Fathullah mengapresiasi upaya pengembangan produk berbahan lokal tersebut. Ia menyebut, inovasi dari pelaku usaha di desa merupakan kekuatan ekonomi yang harus terus didorong.

“Kami sangat mendukung UMKM yang mampu mengolah bahan lokal menjadi produk bernilai tambah. Produk turunan seperti ini tidak hanya meningkatkan pendapatan pelaku usaha, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan masyarakat sekitar,” ujar Sayid Fathullah.

Ia menambahkan, Disperindag Kukar siap membantu dari sisi pemasaran, pelatihan, maupun fasilitasi perizinan agar produk UMKM desa semakin dikenal lebih luas.

“Harapan kami, usaha seperti yang dilakukan Salasiah dapat naik kelas dan menembus pasar yang lebih besar,” harapnya. (Adv/kik)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *