Disdikbud Kukar Dorong Guru Kuasai Teknologi Lewat Pelatihan Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran

Pelatihan Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
Pelatihan Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat program digitalisasi pendidikan dengan menggelar pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) bagi para guru dan kepala sekolah dari berbagai kecamatan.

Program ini menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi pendidik dalam menghadapi era pembelajaran modern.

Read More
banner 300x250

Plt. Sekretaris Disdikbud Kukar Pujianto menjelaskan pelatihan yang diikuti perwakilan guru dari berbagai sekolah ini mendapat antusias besar.

Disdikbud Kukar menegaskan bahwa kemampuan memanfaatkan teknologi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan yang harus dikuasai semua tenaga pendidik.

“Suka Tidak Suka, Kita Sudah Masuk Era Digital,” tegas dia, Kamis (27/11/2025).

Ia menjelaskan, Disdikbud Kukar ingin para guru dapat menyesuaikan diri dengan perubahan teknologi.

“Kita sebagai guru, suka tidak suka, mau tidak mau, kita berada di era digitalisasi. Pembelajaran pun harus mengikuti perkembangan digitalisasi,” ujar Pujianto.

Dia menjelaskan bahwa pemerintah pusat telah mendukung transformasi digital sekolah, salah satunya melalui bantuan peralatan seperti TV panel berukuran besar untuk pembelajaran.

Namun, peralatan tersebut hanya akan bermanfaat jika guru mampu mengembangkan konten dan memaksimalkannya melalui teknologi yang tepat, termasuk AI.

Ia menerangkan, pelatihan ini dirancang supaya guru dapat memahami bahwa penggunaan AI dalam pembelajaran tidak serumit yang dibayangkan.

“Nanti setelah belajar AI, Bapak-Ibu akan melongo. Oh, ternyata hanya begini. Ternyata bisa cepat. Ternyata bisa begini. ‘Ternyata-ternyata’ nanti banyak,” terangnya.

Pujianto mengatakan, teknologi yang diajarkan tahun ini adalah AI. Namun, bukan tidak mungkin tahun depan akan ada inovasi lain yang akan dikenalkan kepada pendidik.

“Yang hari ini AI, mungkin tahun depan ada hal baru lagi. Ini bagian dari program tahunan kami untuk mendukung digitalisasi di sekolah,” jelas dia.

Ia mengungkapkan bahwa berbagai pelatihan lain sudah disisipkan dengan materi teknologi informasi, dan akan terus diperkuat ke depannya.

Untuk memaksimalkan kualitas pelatihan, Disdikbud Kukar menghadirkan narasumber dari Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Open Learning Centre (SEAMOLEC), sebuah institusi yang berada di bawah organisasi menteri-menteri pendidikan se-Asia Tenggara.

“Sea MOLEC itu bukan lembaga sembarangan. Ini KKG atau K3S-nya para menteri pendidikan se-Asia Tenggara,” pungkasnya. (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *