KUKAR, LINGKARKALTIM: Suasana penuh semangat dan refleksi mewarnai pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) ke-6.
Musda yang dihadiri oleh seluruh kader PAN Kukar itu berlangsung di Hotel Grand Elty Singgasana Tenggarong, Sabtu (8/11/2025).
Ketua DPD PAN Kukar, Fachrudin, dalam sambutannya menegaskan bahwa Musda kali ini bukan sekadar agenda seremonial rutin partai, tetapi momen refleksi dan regenerasi bagi seluruh kader PAN di daerah.
“Alhamdulillah, hari ini adalah hari istimewa bagi Partai Amanat Nasional. Setelah lima tahun penuh perjuangan, suka dan duka, kita kembali berkumpul dalam suasana Musda ke-6. Ini bukan sekadar seremonial, tapi momentum refleksi dan regenerasi, tempat kita menengok ke belakang dan bersyukur sekaligus menatap ke depan dengan semangat baru,” ujar dia.
Dalam periode kepemimpinannya 2020–2025, ia mengakui perjalanan PAN Kukar diwarnai oleh berbagai tantangan besar. Di awal masa jabatan, Indonesia diserang oleh pandemi COVID-19 yang membatasi ruang gerak politik dan sosial.
Namun, di tengah keterbatasan tersebut, PAN Kukar tetap solid dan mampu beradaptasi dengan perubahan politik di tingkat nasional maupun daerah.
“Alhamdulillah, dengan kerja keras seluruh kader serta dukungan masyarakat Kutai Kartanegara, PAN mampu mempertahankan diri sebagai salah satu kekuatan politik utama di daerah ini,” sebut Anggota DPRD Kukar Fraksi PAN itu
Dia mengatakan bahwa hasil Pemilu 2024 menjadi salah satu capaian penting bagi PAN Kukar. Di bawah kepemimpinan Fachrudin, PAN berhasil menempati posisi keempat di antara partai-partai politik di Kukar.
“Ini sesuai target Ketua Umum kita bahwa PAN wajib empat besar ke depan,” katanya.
Fachrudin menegaskan bahwa semangat pengabdian dan kerja ikhlas para kader menjadi modal utama untuk terus memperkuat posisi partai di Kukar.
“Saya sadar tentu ada kekurangan selama periode ini. Tapi niat kita tetap satu, mengabdi dengan amanah, bekerja dengan hati,” tegas dia.
Ia pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh kader, pengurus, serta simpatisan PAN di Kukar yang telah berjuang menjaga eksistensi dan marwah partai.
“Terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pengurus dan kader yang telah berjuang tanpa lelah. Kalian semua adalah pejuang PAN sejati,” tutur Fachrudin.
Dia berharap proses regenerasi kepemimpinan berjalan dengan suasana kekeluargaan, demokratis, dan berlandaskan semangat membangun partai yang lebih solid.
“Musda ini adalah ruang refleksi dan regenerasi. Mungkin akan ada perbedaan pendapat, perbedaan pilihan, tetapi yang tidak boleh berbeda adalah niat kita untuk membesarkan PAN di Kutai Kartanegara,”tutupnya. (ASR)










