KUKAR, LINGKARKALTIM: Para pedagang yang telah direlokasi sebelumnya di Pasar Mangkurawang dan Lapangan Pemuda, kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berharap agar proses pembangunan pasar tersebut dapat segera diselesaikan.
Mereka menantikan bisa kembali berjualan di tempat yang lebih layak dan tertata setelah sekian lama beraktivitas di lokasi sementara.
Ketua Forum Pedagang Kaki Lima (PKL) Tenggarong Muhammad Rosid mengatakan, para pedagang sudah cukup lama menunggu selesainya pembangunan pasar yang menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat.
Ia menyebut, banyak pedagang yang kini harus berjualan di tempat sementara dengan kondisi yang kurang nyaman dan sepi pembeli.
“Para pedagang berharap pembangunan Pasar Tangga Arung bisa segera rampung. Kami ingin kembali berjualan di tempat yang layak, bersih, dan tertata seperti dulu,” kata Muhammad Rosid, di Tenggarong, Senin (3/11/2025).
Menurut Rosid, keberadaan pasar yang representatif sangat penting bagi kelangsungan usaha para pedagang kecil. Selain lebih menarik bagi pembeli, pasar baru juga diharapkan memiliki fasilitas yang memadai, seperti tempat parkir, saluran air yang baik, serta sistem pengelolaan sampah yang tertib.
“Kalau pasarnya bagus dan tertata, otomatis pembeli juga lebih nyaman datang. Itu akan sangat membantu meningkatkan pendapatan pedagang,” tambahnya.
Sementara itu Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, Sayid Fathullah menyebutkan, telah memahami harapan besar dari para pedagang.
Ia menjelaskan bahwa progres pembangunan Pasar Tangga Arung terus berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.
“Kami terus memantau progres pembangunan pasar ini. Pemerintah daerah berkomitmen agar proyek ini bisa selesai sesuai target waktu, karena pasar ini menjadi salah satu prioritas dalam peningkatan fasilitas ekonomi rakyat,” terang Sayid.
Ia menambahkan, Disperindag Kukar juga berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) maupun pihak kontraktor agar, pekerjaan di lapangan berjalan lancar tanpa hambatan. Pemerintah daerah ingin memastikan hasil pembangunan nanti tidak hanya selesai tepat waktu, tapi juga berkualitas baik dan aman digunakan.
“Kami berharap seluruh pihak bisa bersabar sedikit lagi. Ketika pasar sudah rampung, pedagang akan menempati tempat baru yang lebih tertata dan layak. Itu bentuk perhatian pemerintah kepada pelaku usaha kecil,” ucap Sayid Fhatullah.
Dengan rampungnya pembangunan Pasar Tangga Arung nanti, pemerintah berharap dapat menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di pusat kota Tenggarong.
Selain memberikan kenyamanan bagi pedagang dan pembeli, pasar tersebut juga diharapkan menjadi ikon perdagangan modern yang tetap mengusung kearifan lokal Kutai Kartanegara. (Adv/kik)










