Disdikbud Kukar Dukung Program Inovasi Anak Etam Bunda PAUD

Plt. Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto. (Lingkarkaltim/M. As'ari)
Plt. Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto. (Lingkarkaltim/M. As'ari)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendukung penuh terhadap inovasi Anak Etam yang digagas oleh Bunda PAUD Kukar, Andi Deezca Pravidhia Aulia.

Plt. Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif tersebut.

Read More
banner 300x250

Ia menilai bahwa program inovasi Anak Etam ini merupakan bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah dan para pegiat pendidikan dalam membangun fondasi kuat bagi generasi emas Kukar.

“Setelah beberapa waktu yang lalu, kali ini kita punya tema baru terkait dengan launching inovasi Bunda PAUD Kutai Kartanegara, yang kali ini mengambil tema Anak Etam,” ujar dia, Senin (13/10/2025).

Ia menyebut, meskipun Bunda PAUD Kukar baru menjabat selama tiga bulan, mereka sudah menunjukkan langkah nyata dalam memperkuat layanan PAUD di daerah.

“Insya Allah tahun ini Bunda PAUD akan mengikuti apresiasi Bunda PAUD tingkat nasional. Walaupun baru tiga bulan menjabat, mudah-mudahan dengan semangat kolaborasi kita bisa mendapatkan hasil terbaik ke depan,” kata Pujianto.

Dia menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi semua pihak.

Menurutnya, pendidikan anak usia dini tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab satu lembaga, tetapi perlu dukungan menyeluruh dari pemerintah, masyarakat, dan berbagai elemen di tingkat desa hingga kecamatan.

“Kalau kita bicara PAUD, banyak hal yang masih menjadi PR bersama. Seperti halnya tema malam ini, penekanannya adalah pada kolaborasi. Kita menggandeng seluruh unsur, seluruh elemen, dan banyak stakeholder dalam rangka bersama-sama menangani anak usia dini,” tegasnya.

Pujianto menjelaskan, Disdikbud Kukar telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak seperti Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mitra PAUD, Bunda-bunda PAUD kecamatan dan desa, lurah, camat, serta kepala desa, untuk memberikan layanan pendidikan yang terbaik bagi anak-anak usia dini di Kukar.

Pihaknya menganggap bahwa membangun jembatan antara jenjang PAUD dan Sekolah Dasar (SD) ini sangat penting.

Ia mengatakan bahwa proses transisi harus dilakukan dengan menyenangkan agar anak-anak dapat beradaptasi dengan baik dan memiliki kesiapan belajar yang optimal.

“Kami menghadirkan tidak hanya rekan-rekan kepala sekolah dan guru dari jenjang PAUD, tapi juga kepala sekolah dari jenjang SD. Harapan kami, proses transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, dari usia 6 ke 7 dan 8 tahun, bisa berjalan dengan baik dan menyenangkan,” tutur dia.

Ia berharap, program inovasi Anak Etam dapat menjadi model keberhasilan bagi program PAUD di daerah lain.

Dengan dukungan semua pihak, Kukar memiliki potensi besar untuk menjadi contoh kabupaten yang serius membangun SDM sejak usia dini.

“Harapan kita, mudah-mudahan program ini bisa berjalan dengan baik, lancar, dan menghasilkan hasil yang maksimal serta luar biasa,” pungkas Pujianto. (ASR/ADV)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *