KUKAR, LINGKARKALTIM: Untuk memperkuat sektor pertanian di Segihan, Pemerintah Desa Segihan Kecamatan Sebulu terus berupaya lakukan pemenuhan infrastruktur pertanian.
Kepala Desa Segihan Hendra mengatakan, di 2025 ini ada pembangunan infrastruktur pertanian dari Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar berupa 2 unit embung. Pembangunan ini bertujuan, untuk mengairi sejumlah lokasi persawahan di Segihan.
“Pembangunan embung itu diperkirakan mampu mengairi persawahan dengan luasan sekitar 80 hektare,” kata Hendra pada Lingkarkaltim, Senin (13/10/2025).
Selama ini pengairan padi sawah sebagian besar hanya mengandalkan tadah hujan. Sehingga pembangunan embung ini dinilai tepat, untuk memajukan sektor pertanian.
Selain pembangunan embung, ada juga pembangunan irigasi. Infrastruktur irigasi pertanian ini bertujuan, untuk memaksimalkan sistem pengairan di sawah. Sehingga dapat mempengaruhi terhadap peningkatan produktivitas pertanian.
Menurutnya, jika infrastruktur pertanian khususnya pada sistem pengairan tak maksimal. Pastinya mempengaruhi terhadap kualitas dan produktivitas pertanian.
“Kalau infrastrukturnya maksimal, pasti hasil pertaniannya juga akan maksimal,” sebutnya.
Sementara hasil panen pertanian padi sawah saat ini ialah, 3-4 ton per hektare. Dalam satu tahun, bisa panen sebanyak 2 kali.
Dirinya berharap, sektor pertanian di Segihan ini makin maju dan berkembang. Karena pertanian merupakan ketahanan pangan dan peluang bisnis yang menjanjikan. (Adv/kik)










