Hadapi Cuaca Ekstrem, Distanak Kukar Perkuat Ketahanan Pertanian Lewat Penyaluran Alkon ke Seluruh Kecamatan

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Distanak Kukar, Rifani
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Distanak Kukar, Rifani
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat sektor pertanian melalui penyaluran alat dan mesin pertanian (alsintan), khususnya alat pompa air (alkon), yang berfungsi menjaga kestabilan produksi di tengah kondisi cuaca ekstrem.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk mengurangi risiko gagal panen akibat perubahan iklim yang semakin tidak menentu, baik saat musim hujan maupun musim kemarau.

Read More
banner 300x250

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Distanak Kukar, Rifani, mengatakan bahwa penyediaan alkon merupakan bentuk dukungan konkret pemerintah daerah terhadap petani di seluruh kecamatan.

“Semua kecamatan sudah dibekali alkon. Ini bentuk antisipasi agar petani tidak mengalami gagal panen akibat ketidakstabilan cuaca,” ujar Rifani di ruang kerjanya, Jum’at (10/10/2025).

Ia menjelaskan, alkon dirancang sebagai alat multifungsi yang dapat digunakan pada dua kondisi cuaca berbeda. Saat musim hujan, alat ini berfungsi untuk membuang kelebihan air dari sawah agar tidak terjadi genangan. Sementara di musim kemarau, alkon digunakan untuk mengalirkan air ke lahan pertanian agar tetap bisa ditanami.

“Alkon membantu petani beradaptasi terhadap kondisi ekstrem. Saat hujan berlebih tidak menjadi banjir, dan saat kemarau lahan tidak kekeringan,” jelas Rifani.

Selain penyaluran alsintan, Distanak Kukar juga memperkuat pembangunan jaringan irigasi pertanian sebagai sistem pendukung utama distribusi air di lapangan. Langkah ini dinilai penting agar air bisa mengalir secara merata ke lahan pertanian tanpa hambatan.

“Kami juga memperkuat pembangunan irigasi yang menjadi jalur input dan output air. Dengan begitu, saluran yang ada tidak menjadi hambatan baik di musim hujan maupun musim panas,” tambahnya.

Rifani menuturkan, hingga saat ini distribusi alkon di lapangan berjalan lancar, dan hasil panen petani di sejumlah kecamatan masih terpantau stabil. Pemerintah daerah juga rutin menindaklanjuti laporan atau kebutuhan dari kelompok tani untuk memastikan alat berfungsi optimal.

“Kami selalu siap menindaklanjuti setiap kendala yang disampaikan petani. Sejauh ini belum ada persoalan serius dalam masa panen,” ujarnya.

Ia menegaskan, Distanak Kukar berkomitmen memastikan keberlanjutan pertanian yang adaptif terhadap perubahan iklim, guna menjaga ketahanan pangan di wilayah Kutai Kartanegara.

“Kami ingin petani semakin tangguh menghadapi perubahan cuaca. Alkon menjadi salah satu kunci menjaga lahan tetap produktif sepanjang tahun,” tutup Rifani. (WAN/ADV)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *