KUKAR, LINGKARKALTIM: Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kutai Kartanegara terus melakukan upaya upaya pemerataan akses internet melalui program penguatan sinyal atau jaringan.
Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) Diskominfo Kukar Ery Hariono menjelaskan, program ini menyasar desa-desa yang masih mengalami kesulitan akses jaringan internet, baik karena kondisi geografis maupun keterbatasan infrastruktur.
“Blank spot atau lemah sinyal di beberapa wilayah Kukar.masih ada. Melalui program ini kami mengupayakan pemerataan akses informasi dan layanan digital hingga ke pelosok daerah,” kata Ery Hariono pada Lingkarkaltim.
Pada 2025 ini, Diskominfo Kukar akan melakukan penguatan di wilayah yang belum terjangkau diantaranya, ada beberapa titik di Kecamatan Tabang dan Muara Kaman, baik dengan melakukan pembangunan infrastruktur baru maupun optimalisasi jaringan eksisting.
“Penguatan jaringan ini dilakukan secara merata dan bertahap, sesuai dengan usulan serta regulasi yang ada,” ujarnya.
Ia menegaskan, program penguatan jaringan ini menjadi prioritas pemerintah daerah, dalam mendukung transformasi digital di wilayah pedesaan bahkan turut menyukseskan program Digitalisasi Pelayanan Publik (Disapa).
“Kami komitmen terus mengatasi wilayah yang blank spot atau lemah sinyal,” tegasnya.
Menurutnya, keberadaan jaringan telekomunikasi maupun internet ini sangat penting. Mengingat saat ini telah memasuki era digitalisasi, terlebih kebanyakan aktivitas masyarakat menggunakan jaringan.
Sementara yang menjadi tantangan dalam penguatan jaringan ini ialah, geografis Kukar sangat luas. Sehingga diperlukan perencanaan dan proses yang matang, agar pembangunan itu tepat sasaran. (adv/*den)










