KUKAR, LINGKARKALTIM: SMP Kosgoro 2 Tenggarong yang berlokasi di Jalan Pahlawan, Kelurahan Bukit Biru, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), menghadapi persoalan minimnya jumlah peserta didik.
Kepala SMP Kosgoro 2 Tenggarong, Sinta Aurelia Pratini, mengatakan keberadaan sejumlah sekolah menengah pertama (SMP) negeri maupun swasta di sekitar sekolah menjadi salah satu faktor yang memengaruhi rendahnya minat masyarakat untuk mendaftarkan anak mereka.
Bahkan, hingga saat ini, jumlah siswa kelas VII atau kelas satu di sekolah tersebut hanya dua orang.
“Kami sangat kekurangan murid. Mungkin karena sekarang banyak SMP negeri maupun swasta yang jaraknya tidak jauh dari kami,” ungkapnya kepada Lingkarkaltim.com, Selasa (3/11/2026).
Selain persaingan dengan sekolah lain, Sinta menduga kondisi fisik bangunan turut memengaruhi minat orang tua dalam memilih sekolah. Menurutnya, bangunan SMP Kosgoro 2 Tenggarong tergolong sudah tua sehingga kurang menarik dibandingkan sekolah lainnya.
“Kalau untuk sarana dan prasarana pembelajaran, kami sudah lengkap. Memang dari segi bangunan kami kurang unggul,” jelasnya.
Ia menambahkan, keterbatasan lahan menjadi salah satu kendala dalam mengajukan bantuan pembangunan kepada pemerintah pusat. Kondisi tersebut membuat pihak sekolah kesulitan melakukan pengembangan fisik bangunan.
Saat ini, SMP Kosgoro 2 Tenggarong memiliki total 45 siswa yang terbagi dalam tiga rombongan belajar (rombel). Adapun biaya pendidikan yang dibayarkan siswa diperkirakan sebesar Rp50 ribu per bulan.
Sinta berharap sekolahnya dapat memiliki halaman yang lebih luas dan fasilitas bangunan yang lebih memadai sehingga mampu meningkatkan daya tarik bagi calon peserta didik.
“Saya ingin mempunyai sekolah yang berhalaman luas, seperti sekolah lainnya, sehingga bisa menjadi daya tarik bagi calon murid di sekolah kami,” ujarnya.
Di tengah berbagai keterbatasan tersebut, pihak sekolah terus berupaya meningkatkan jumlah peserta didik. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi ke sejumlah sekolah dasar (SD) untuk memperkenalkan SMP Kosgoro 2 Tenggarong kepada calon siswa.
“Kami telah melakukan sosialisasi kepada sekolah dasar (SD) dalam upaya meningkatkan jumlah murid di sekolah kami,” imbuhnya.
Sinta berharap, pada tahun ajaran mendatang semakin banyak orang tua yang berminat menyekolahkan anaknya di SMP Kosgoro 2 Tenggarong. Ia juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan sekolah agar dapat berkembang lebih baik.
“Pastinya kami terus berharap dan berupaya meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di sekolah kami agar sekolah ini dapat berkembang dengan baik,” pungkasnya. (ahk/*far)










