Pasar Anggana Belum Beroperasi, Terkendala Listrik dan Air

Rokip di Pasar Anggana, Sabtu (26/9/2026) (Pemerintah Kecamatan Anggana)
Rokip di Pasar Anggana, Sabtu (26/9/2026) (Pemerintah Kecamatan Anggana)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM : Usai dilakukan renovasi, Pasar Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara hingga kini belum dapat dioperasikan.

Hal itu disampaikan oleh Camat Anggana Rokip saat dihubungi Lingkarkaltim, Sabtu (29/6/2026).

Read More
banner 300x250

Ia mengatakan, rehab pasar itu skala ringan seperti atap bocor dan kerusakan ringan lainnya. Namun, pasar itu belum bisa dimanfaatkan sebagai pusat belanja masyarakat.

“Hingga saat ini pasar itu masih belum memiliki listrik dan air bersih. Sehingga ini menjadi perhatian serius pemerintah Kecamatan Anggana, agar bangunan tersebut bisa dimanfaatkan sebagaimana mestinya,” katanya.

Dalam hal ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah daerah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, untuk dapat mencarikan solusi sehingga pasar ini bisa difungsikan dengan baik.

“Kami melakukan iventarisir terhadap kelayakan bangunan pasar itu dan dilaporkan ke pemerintah daerah atau Disperindag, karena pasar merupakan aset daerah,” ucapnya.

Ia mengaku, selama ini belum ada pusat belanja yang representatif. Masyarakat setempat, dalam memenuhi kebutuhan rumah tangganya hanya belanja di pinggir jalan atau pedagang keliling.

“Jadi kalau pasar ini sudah layak, kita minta pedagang yang di pinggir jalan ini untuk tertib masuk pasar,” akunya.

Dirinya berharap, perbaikan pasar ini menjari perhatian serius bagi pemerintah daerah, untuk memaksimalkan aset bangunan tersebut dalam mendongkrak dan menumbuhkan perekonomian masyarakat.

“Kami yakin, jika pasar itu sudah layak maka bisa ramai pengunjung dan lebih tertib,” ungkapnya.

Sementara itu Plt Kepala Disperindag Kukar Burhanuddin menjelaskan, pasar Anggana merupakan aset pemerintah daerah. Sehingga ini menjadi perhatian pemerintah daerah untuk melakukan pembenahan pasar tersebut, agar bisa difungsikan dengan baik.

“Untuk perawatan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Tapi kami meminta pemerintah kecamatan Anggana, untuk menata atau mengelola pasar itu agar bisa beroperasi terlebih dahulu,” jelas Burhanuddin.

Ia berkomitmen akan mewujudkan pasar yang representatif bagi pengunjung dan pedagang. Sehingga pertumbuhan ekonomi di pasar tersebut meningkat. (riz)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *