HUT ke-8 MGRM, Bupati Aulia Dorong Pengembangan Bisnis Non-PI untuk Tingkatkan PAD Kukar

Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri menghadiri peringatan HUT ke-8 PT Mahakam Gerbang Raja Migas (MGRM) di Kantor Graha MGRM, Jalan Lais, Tenggarong, Senin (26/10/2026). (Dilla/Lingkarkaltim)
Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri menghadiri peringatan HUT ke-8 PT Mahakam Gerbang Raja Migas (MGRM) di Kantor Graha MGRM, Jalan Lais, Tenggarong, Senin (26/10/2026). (Dilla/Lingkarkaltim)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri berharap PT Mahakam Gerbang Raja Migas (MGRM) terus berkembang dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pendapatan asli daerah (PAD). Salah satu upaya yang didorong adalah pengembangan bisnis di luar pengelolaan participating interest (PI) 10 persen di Blok Mahakam.

Harapan tersebut disampaikan Aulia saat menghadiri peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-8 PT MGRM bertema Sewindu PT MGRM di Kantor Graha MGRM, Jalan Lais Nomor 77, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Senin (26/10/2026).

Read More
banner 300x250

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kukar Muhammad Iriyanto, Direktur Utama PT MGRM Efri Novianto, Kapolres Kukar, Dandim 0906/Kukar, Kepala Kejaksaan Negeri Kukar, serta jajaran lainnya.

Aulia menyebutkan, selama ini MGRM menjadi salah satu perusahaan daerah yang memberikan kontribusi cukup besar terhadap PAD Kukar. Hal itu tidak terlepas dari pengelolaan PI 10 persen di Blok Mahakam yang memberikan manfaat bagi keuangan daerah.

Menurutnya, momentum bertambahnya usia perusahaan harus menjadi dorongan untuk memperkuat kinerja sekaligus membuka peluang usaha baru. Dengan begitu, sumber pendapatan MGRM tidak hanya bergantung pada sektor hulu migas.

“Di ulang tahun yang ke-8 ini, kita berharap MGRM bisa menjadi perusahaan daerah yang memberikan kontribusi lebih besar lagi dari perspektif pendapatan asli daerah kepada Kabupaten Kutai Kartanegara,” ujar Aulia.

Ia juga mendorong MGRM untuk mulai mengembangkan sektor bisnis non-PI agar perusahaan memiliki sumber pendapatan yang lebih beragam.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan kontribusi perusahaan terhadap daerah, terutama di tengah dinamika industri migas.

“Kita berharap ke depan MGRM juga mampu mengembangkan sektor-sektor bisnis non-PI sehingga pendapatan yang dikontribusikan sebagai PAD bisa meningkat dan lebih besar lagi,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT MGRM Efri Novianto menjelaskan, perusahaan terus mengembangkan sejumlah lini usaha, mulai dari perdagangan gas dan minyak bumi hingga kerja sama sebagai vendor dan kontraktor Pertamina. MGRM juga menjajaki peluang investasi bersama sejumlah perusahaan di bidang parkir dan logistik.

“Sejak 22 Januari 2025, PT Mahakam Gerbang Raja Migas telah menerima arus kas dari PI sebesar 10 persen di Blok Mahakam. Alhamdulillah, sejak 2025 hingga hari ini, tren pendapatan tersebut terus menunjukkan perkembangan positif. Insyaallah, pada tahun 2026, kita akan menerima pendapatan PI yang cukup besar. Untuk tahun 2025, nilainya kurang lebih mencapai Rp24 miliar,” ungkapnya.

Melalui pengembangan usaha tersebut, MGRM berharap dapat meningkatkan nilai tambah dari pengelolaan PI 10 persen sekaligus memperkuat kontribusi bagi PAD Kukar.

Memasuki usia sewindu, MGRM diharapkan semakin kuat, mampu beradaptasi dengan tantangan industri, serta terus mendukung pembangunan dan peningkatan pendapatan daerah. (Adv/dil)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *