Perkuat Pariwisata Berau, Pemkab Dorong Dukungan Infrastruktur dan Digitalisasi

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, melakukan audiensi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenpar, Reza Pahlevi, di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, pada Kamis (22/10/2026). (Adpim Pemkab Berau).
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, melakukan audiensi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenpar, Reza Pahlevi, di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, pada Kamis (22/10/2026). (Adpim Pemkab Berau).
banner 468x60

BERAU, LINGKARKALTIM: Peluang membawa destinasi wisata Kabupaten Berau ke pasar internasional semakin terbuka. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) membuka kesempatan bagi Berau untuk ikut serta dalam program promosi ke sejumlah negara.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau juga mendorong dukungan penguatan infrastruktur, digitalisasi tata kelola, hingga penanganan abrasi di Pulau Derawan.

Read More
banner 300x250

Peluang tersebut terungkap saat Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, melakukan audiensi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenpar, Reza Pahlevi, di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, pada Kamis (22/10/2026).

Reza menilai langkah Pemkab Berau dalam mengembangkan sektor pariwisata sudah tepat. Terlebih, daerah berjuluk Bumi Batiwakkal itu memiliki sejumlah destinasi unggulan yang dikenal wisatawan domestik hingga mancanegara, di antaranya Kepulauan Derawan dan Maratua.

Menurut Reza, Kemenpar terbuka untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah melalui berbagai program pengembangan destinasi maupun promosi pariwisata. “Kami ada kegiatan promosi ke beberapa negara. Berau bisa mengikutsertakan produk pariwisatanya melalui tim Kemenpar,” ungkapnya.

Kesempatan tersebut menjadi peluang bagi Berau untuk memperluas jangkauan promosi destinasi wisata bahari yang menjadi salah satu daya tarik utama daerah. Apalagi, posisi Berau di kawasan sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN) turut memberikan peluang dalam pengembangan sektor pariwisata regional.

Meski demikian, pengembangan pariwisata tidak cukup hanya mengandalkan promosi. Reza mendorong Pemkab Berau untuk terus mengoptimalkan empat pilar pembangunan pariwisata, yakni destinasi, promosi, industri pariwisata, serta kelembagaan, termasuk pengembangan sumber daya manusia (SDM). Penguatan keempat pilar tersebut diperlukan agar potensi wisata yang dimiliki Berau dapat didukung pengelolaan destinasi dan pelayanan yang memadai.

Sementara itu, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas memaparkan berbagai upaya Pemkab Berau dalam membangun sektor pariwisata. Salah satunya melalui pemenuhan fasilitas pendukung secara bertahap di sejumlah destinasi unggulan.

Sri juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Kemenpar yang telah merealisasikan sejumlah program pengembangan pariwisata di Kabupaten Berau. Ia berharap program-program tersebut dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan melalui kolaborasi berbagai pihak lintas sektor.

“Kolaborasi ini yang kami harapkan semakin diperkuat, sehingga pariwisata Berau semakin maju dan menjadi daerah tujuan utama wisatawan, baik domestik maupun mancanegara,” ujarnya.

Selain memperluas promosi, Pemkab Berau berharap pemerintah pusat turut memberikan dukungan terhadap peningkatan sarana dan prasarana destinasi wisata, baik di wilayah pedalaman, pesisir, maupun kepulauan. Salah satu persoalan yang turut menjadi perhatian ialah abrasi di Pulau Derawan. Dukungan terhadap upaya penanganan abrasi dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan kawasan yang menjadi salah satu destinasi unggulan pariwisata Berau tersebut.

Pemkab Berau juga mendorong pengembangan digitalisasi tata kelola pariwisata yang terintegrasi. Langkah ini diharapkan dapat mendukung pengelolaan destinasi yang lebih efektif sekaligus memperkuat daya saing pariwisata daerah. Di samping itu, peningkatan kualitas SDM pariwisata juga menjadi bagian dari kebutuhan pengembangan sektor tersebut agar mampu memberikan pelayanan yang semakin baik kepada wisatawan.

“Kami berharap dukungan dalam membangun digitalisasi tata kelola pariwisata yang terintegrasi, serta dukungan mengembangkan SDM sektor pariwisata,” tandas Sri. Sri turut meminta organisasi perangkat daerah (OPD) teknis segera menindaklanjuti peluang kolaborasi dengan Kemenpar tersebut. Pemkab Berau berharap sinergi pemerintah pusat dan daerah dapat memperluas promosi wisata sekaligus memperkuat kesiapan destinasi dalam menyambut wisatawan domestik maupun mancanegara. (Riel/Prokopim/Advetorial)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *