BERAU, LINGKARKALTIM: Berau Expo 2026 tak hanya menawarkan kemeriahan pameran bagi masyarakat. Memasuki sepekan pelaksanaan, kegiatan ini juga menghadirkan beragam layanan publik, membuka ruang promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta memperkenalkan potensi unggulan Kabupaten Berau.
Beragam stan yang diisi organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, BUMN, pelaku UMKM, hingga pihak swasta turut mewarnai kegiatan tersebut. Masing-masing peserta menampilkan informasi, produk, dan potensi yang dapat dikenal langsung oleh masyarakat.
Di tengah aktivitas pameran, Wakil Bupati Berau, Gamalis, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Berau, Sri Aslinda Gamalis, mengunjungi sejumlah stan pada Kamis (22/10/2026) malam. Kunjungan itu dimanfaatkan Gamalis untuk melihat langsung berbagai produk dan karya yang dipamerkan, mulai dari stan OPD, UMKM, kerukunan keluarga, hingga pengrajin lokal.
Ia juga berinteraksi dengan para pelaku usaha untuk melihat produk yang ditawarkan serta potensi yang dapat dikembangkan.
Tak hanya memamerkan informasi, stan OPD juga menghadirkan layanan bagi masyarakat. Di stan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), pengunjung dapat mengakses layanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta pajak kendaraan bermotor.
Sementara itu, stan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menyediakan layanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan perekaman KTP elektronik. Kehadiran layanan tersebut memberi kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh pelayanan administrasi sekaligus menikmati kegiatan pameran.
Dengan demikian,Berau Expo tidak hanya menjadi tempat untuk melihat berbagai produk, tetapi juga sarana untuk mengenal dan mengakses layanan pemerintah.
Selain meninjau stan pelayanan, Gamalis menyambangi stan Sekretariat Daerah Kabupaten Berau.
Ia berinteraksi dengan pengunjung melalui kuis berhadiah yang disambut antusias masyarakat.
Menurut Gamalis, Berau Expo memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat sekaligus memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka.
“Berau Expo ini menjadi hiburan bagi masyarakat sekaligus wadah bagi pemerintah untuk menyampaikan hasil capaian pembangunan. Bagi pelaku UMKM, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk mempromosikan produk unggulan mereka,” ujarnya.
Bagi pelaku UMKM, pameran menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk secara langsung kepada calon konsumen. Interaksi dengan pengunjung juga dapat membantu pelaku usaha mengetahui minat masyarakat terhadap produk yang ditawarkan.
Di sisi lain, masyarakat memiliki kesempatan untuk mengenal lebih dekat beragam produk lokal yang mungkin belum banyak diketahui. Ruang promosi semacam ini diharapkan dapat membantu memperluas pengenalan produk UMKM Kabupaten Berau.
Tak hanya sektor ekonomi, Berau Expo 2026 juga menjadi ruang untuk memperkenalkan kekayaan seni dan budaya, destinasi wisata, serta berbagai potensi unggulan daerah. Beragamnya peserta dan materi yang ditampilkan membuat pameran ini menjadi sarana bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan informasi pembangunan sekaligus mempertemukan potensi lokal dengan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berharap manfaat Berau Expo dapat dirasakan lebih luas, baik oleh masyarakat yang membutuhkan informasi pelayanan publik maupun pelaku usaha yang ingin memperkenalkan produknya.
Berau Expo 2026 pun diharapkan tidak hanya menjadi agenda pameran tahunan, tetapi juga menjadi ruang promosi yang memperkuat pengenalan produk lokal, seni budaya, dan potensi wisata Kabupaten Berau. (Riel/Advetorial)










