KUKAR, LINGKARKALTIM: Seorang karyawan PT EAS, MR (49) yang diketahui hilang tenggelam di Sungai Belayan Desa Long Lalang, Tabang telah ditemukan dalam kondisi meninggal, pada Minggu (6/9/2026). Jenasah korban ditemukan sekitar 16 km dari lokasi tenggelam.
“Korban yang tenggelam saat menyeberangi Sungai Belayan pada Jumat 4 Spetember 2026, pada Minggu 6 September 2026 telah ditemukan dalam kondisi meninghgal dunia,” kata Koordinator Pos SAR Samarinda, Aries Setiawan.
Pada hari pertama, tim gabungan telah melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Upaya kemudian dilanjutkan pada hari kedua dengan penyisiran permukaan air menuju arah hilir Sungai Belayan.
“Korban ditemukan pada pukul 09.00 Wita, ditemukan sekitar 16,9 kilometer dari lokasi kejadian ke arah hilir. Jarak tersebut menjadi salah satu pertimbangan tim dalam memperluas area pencarian mengikuti aliran sungai,” paparnya.
Korban dilaporkan tenggelam setelah berenang menyeberangi sungai usai membantu tiga rekan kerjanya memperbaiki pipa alkon milik PT EAS di sekitar bekas pelabuhan perusahaan.
Saat berada di tengah sungai, korban sempat meminta pertolongan karena merasa lemas.
Salah seorang rekannya kemudian berusaha membantu, tetapi korban terlepas dan terbawa arus hingga akhirnya tenggelam.
Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi Tim SAR Gabungan menuju Puskesmas Ritan Baru, Kecamatan Tabang.(ahk)










