SAMARINDA,LINGKARKALTIM: Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat manajerial. Proses pelantikan berlangsung di Aula Lapas Narkotika Samarinda, Rabu (2/9/2026).
Tiga pejabat yang dilantik diantaranya, ialah Kepala Subbagian Tata Usaha, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kepala Sub Seksi Bimbingan Kerja dan Pengelolaan Hasil Kerja.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda, Puang Dirham, mengatakan pelantikan pejabat manajerial bukan sekadar agenda administratif, tetapi menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi dan memastikan pelaksanaan tugas pemasyarakatan berjalan semakin baik.
“Pelantikan ini merupakan bagian dari penguatan tata kelola organisasi sekaligus penyegaran dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan,” kata Puang Dirham.
Menurutnya, pergantian maupun pengisian jabatan dalam sebuah organisasi harus diikuti dengan semangat untuk meningkatkan kinerja. Pejabat yang menerima amanah baru dituntut mampu memahami tanggung jawab serta menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku.
“Jabatan adalah amanah dan tanggung jawab. Karena itu, kami berharap pejabat yang dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme,” ujarnya.
Puang Dirham menekankan bahwa integritas menjadi salah satu fondasi utama dalam menjalankan tugas di lingkungan pemasyarakatan. Hal tersebut dinilai penting karena petugas pemasyarakatan memiliki tanggung jawab yang berkaitan langsung dengan pelayanan, pembinaan warga binaan, hingga aspek keamanan dan ketertiban.
“Integritas harus menjadi dasar dalam setiap pelaksanaan tugas. Kita harus bekerja secara profesional, disiplin, dan tetap berpegang pada aturan,” tegasnya.
Ia juga meminta para pejabat manajerial yang baru dilantik dapat menjadi penggerak bagi jajaran di bawahnya. Kepemimpinan di setiap lini, kata dia, harus mampu menciptakan lingkungan kerja yang solid sehingga target organisasi dapat dicapai secara bersama-sama.
“Pejabat manajerial harus mampu menjadi contoh bagi jajaran. Bukan hanya memberikan arahan, tetapi juga menunjukkan keteladanan dalam kedisiplinan dan pelaksanaan tugas sehari-hari,” jelas Puang Dirham.
Selain penguatan internal, pelantikan tersebut diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dan sinergi antarseksi maupun antarjajaran di Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda.
Menurut Puang Dirham, koordinasi menjadi hal penting mengingat pelaksanaan tugas pemasyarakatan mencakup berbagai bidang yang saling berkaitan. Pelayanan, pembinaan, dan pengamanan harus berjalan secara beriringan agar tujuan organisasi dapat diwujudkan secara optimal.
“Koordinasi dan sinergi antarjajaran harus terus diperkuat. Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri karena seluruh bidang dalam pemasyarakatan memiliki keterkaitan,” katanya.(lk)










