Pemkab Kukar akan Evaluasi Pelaksanaan Job Fair

Job Fair 2026 di Gedung Puteri Karang Melenu Tenggarong Seberang. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
Job Fair 2026 di Gedung Puteri Karang Melenu Tenggarong Seberang. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Pemkab Kukar akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Job Fair 2026.

Evaluasi tersebut difokuskan pada masih lebarnya kesenjangan antara jumlah pencari kerja yang mendaftar dengan peserta yang berhasil lolos seleksi administrasi perusahaan.

Read More
banner 300x250

Bupati Kukar, dr. Aulia Rahman Basri, mengatakan pelaksanaan Job Fair tahun ini menghadirkan sejumlah pembaruan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Perbedaannya tahun ini, pada saat dilaksanakan Job Fair itu kita sudah bisa mengumumkan orang yang diterima bekerja itu berapa,” ujar dia, Selasa (14/7/2026).

Meskipun demikian, ia mengakui tantangan terbesar masih berada pada tingginya jumlah pelamar yang gugur sejak tahap seleksi administrasi.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan masih terdapat kesenjangan antara kompetensi pencari kerja dengan kebutuhan yang dipersyaratkan perusahaan.

“Memang masih menjadi tantangan kita, di mana antara pelamar dengan yang diterima itu gap-nya lumayan jauh,” kata Aulia.

Dia mengungkapkan, pada pelaksanaan Job Fair tahun lalu jumlah pelamar mencapai lebih dari seribu orang, tetapi hanya 26 orang yang akhirnya diterima bekerja.

Sementara pada tahun ini, sebanyak 1.176 pencari kerja mendaftarkan diri. Namun setelah proses verifikasi administrasi, hanya 196 orang yang dinyatakan memenuhi syarat dan berhak mengikuti tahapan berikutnya.

“Artinya ada gap sekitar 983 orang yang tidak lolos berkas,” ungkapnya.

Peserta yang lolos administrasi kemudian mengikuti walk in interview dengan perusahaan peserta Job Fair.

Hasil akhir seleksi dijadwalkan diumumkan sehari setelah proses wawancara berlangsung.

“Dari 196 ini nanti akan dilaksanakan walk in interview hari ini. Setelah walk in interview, besok itu akan diumumkan hasilnya berapa orang yang diterima di para pemberi kerja kita yang mengikuti Job Fair ini,” terang dia.

Setelah ini, Pemkab Kukar akan melakukan evaluasi untuk mengetahui penyebab utama banyaknya pelamar yang tidak lolos seleksi administrasi.

Pihaknya akan memetakan apakah persoalan tersebut berasal dari kelengkapan dokumen, kualifikasi pendidikan, pengalaman kerja, maupun kompetensi yang belum sesuai dengan kebutuhan dunia usaha.

“Ini akan coba kita lebih kuatkan lagi. Kita coba cari tahu masalahnya di mana sehingga ke depan itu pada saat pendaftaran itu tidak jauh beda dengan yang diterima lolos berkas,” kata Aulia.

Ia menerangkan, hasil evaluasi tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menyusun program peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk pelatihan kerja dan penguatan kompetensi yang lebih sesuai dengan kebutuhan industri.

“Kita berharap lebih banyak lagi yang bisa diterima pada saat Job Fair ini dilaksanakan,” pungkasnya. (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *