KUKAR, LINGKARKALTIM: Dispora Kabupaten Kukar akan melaksanakan program baru bertajuk Campus Fair 2026 guna menyebarluaskan informasi mengenai perguruan-perguruan tinggi yang ada di seluruh Indonesia demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni mengatakan Campus Fair akan melibatkan mahasiswa asal Kukar yang saat ini sedang menempuh pendidikan di berbagai daerah.
“Program ini kita kerja sama dengan para mahasiswa-mahasiswa kita yang saat ini berkuliah baik di Tenggarong, Samarinda, Balikpapan maupun yang ada di luar Kalimantan Timur,” ucap dia, Sabtu (4/7/2026).
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa akan menjadi jembatan informasi bagi para pelajar yang sedang mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Ia menjelaskan, salah satu tujuan utama Campus Fair adalah memperkenalkan berbagai perguruan tinggi dan program studi yang tersedia di Indonesia kepada para pelajar sejak dini.
Sasaran kegiatan ini tidak hanya siswa SMA dan SMK yang akan segera lulus, tetapi juga pelajar SMP kelas IX hingga siswa SMA dan SMK kelas X dan XI yang sedang mulai merencanakan masa depan pendidikan mereka.
Dia menilai, masih banyak keluarga yang memiliki keterbatasan akses informasi mengenai perguruan tinggi, sehingga pilihan pendidikan sering kali hanya didasarkan pada informasi yang terbatas.
“Jadi dengan memperkenalkan ini, harapan kami para orang tua, anak-anak kita, adik-adik kita yang saat ini masih di bangku SMP kelas 3 khususnya, kemudian yang SMA SMK kelas 1, 2 dan 3 ini, mereka memiliki wawasan yang baru terhadap pilihan kampus yang mereka inginkan,” jelas Aji Ali.
Dia mengatakan bahwa keberadaan Campus Fair dapat membantu pelajar dan orang tua menentukan pilihan pendidikan secara lebih matang.
“Kalau kita tidak melakukan kegiatan Campus Fair ini tentunya kami yakin keterbatasan orang tua, keterbatasan anak-anak kita untuk memilih pilihan pendidikan yang lebih lanjut ini mengalami keterbatasan,” katanya.
Selain memperkenalkan kampus, Campus Fair juga akan menjadi sarana sosialisasi berbagai program bantuan pendidikan yang selama ini disediakan pemerintah maupun sektor swasta.
Dispora Kukar ingin memastikan masyarakat mengetahui bahwa peluang memperoleh bantuan biaya pendidikan masih terbuka luas, baik melalui program pemerintah daerah, pemerintah provinsi maupun perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Aji Ali berharap informasi tersebut dapat membantu mengurangi kekhawatiran masyarakat terkait biaya kuliah yang kerap menjadi kendala utama dalam melanjutkan pendidikan.
“Nah dengan adanya Campus Fair, orang tua juga tahu ternyata masih ada peluang kita orang tua untuk dibantu pembiayaan perkuliahan baik dari pemerintah daerah Kabupaten Kutai Kartanegara, provinsi maupun pihak-pihak swasta,” tutur dia.
Tak hanya soal kampus dan beasiswa, Dispora Kukar juga akan memperkenalkan berbagai fasilitas pendukung yang telah disediakan pemerintah bagi mahasiswa asal Kukar yang menempuh pendidikan di luar daerah.
Beberapa kota tujuan pendidikan seperti Malang, Yogyakarta dan Makassar telah memiliki fasilitas asrama mahasiswa yang dapat dimanfaatkan oleh putra-putri daerah.
Ia menegaskan, keberadaan fasilitas tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam mendukung peningkatan kualitas SDM daerah.
“Nah pemerintah sudah menyiapkan ini, tapi sayang kalau tidak ada masyarakat kita yang berkuliah di sana yang menggunakan fasilitas ini,” kata Aji Ali.
Dia menerangkan, dukungan pemerintah tidak hanya sebatas penyediaan tempat tinggal, tetapi juga mencakup berbagai bantuan pendidikan yang dapat meringankan beban keluarga.
“Nah begitu konsentrasinya pemerintah kita untuk melakukan peningkatan SDM. Sudah disiapkan semua, biaya kuliah disiapkan, tempat mereka tinggal disiapkan. Sehingga ini minimal mengurangi budget orang tua saat menyekolahkan anak-anaknya,” ujarnya.
Untuk menyukseskan program tersebut, Dispora Kukar akan melibatkan berbagai pihak, termasuk Disdikbud Kukar, Dinas Pariwisata, serta Unit Pelaksana Teknis (UPT) Wilayah III Provinsi Kaltim.
Selain itu, pelaksanaan Campus Fair juga direncanakan dikolaborasikan dengan sejumlah kegiatan yang telah memiliki basis massa besar di masyarakat.
“Insyaallah nanti kegiatan ini kita sondingkan dengan kegiatan SOE (Simpang Odah Etam), kemudian kegiatan Car Free Day sehingga nanti itu bisa berkolaborasi kegiatan ini,” ungkap dia.
Ia mengungkapkan bahwa kegiatan Campus Fair dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.
Meski pelaksanaannya hanya satu kali, Dispora memastikan sosialisasi mengenai pendidikan tinggi akan terus dilakukan secara berkelanjutan.
Dispora Kukar juga berencana memperluas jangkauan informasi pendidikan hingga ke wilayah kecamatan dan desa.
Selain membuka layanan konsultasi secara langsung, informasi mengenai perguruan tinggi akan terus disebarluaskan melalui berbagai kegiatan dan media komunikasi.
“Kami tetap melakukan sosialisasi, kemudian secara online via WA kami juga melayani kalau ada para orang tua mau konsultasi. Dan kami melalui Dispora di setiap kegiatan kami akan selalu padukan kegiatan Campus Fair ini untuk memperkenalkan dengan masyarakat sampai ke kecamatan-kecamatan, ke desa-desa,” tutup Aji Ali. (ASR)










