Pemkab Kukar Dorong Ekosistem Ekonomi Kreatif dan UMKM Naik Kelas

Pekan Pesta Rasa 2025. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
Pekan Pesta Rasa 2025. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Pemkab Kukar akan terus mendorong ekosistem sektor ekonomi kreatif dan UMKM agar bisa naik kelas.

Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri melalui Asisten III Dafip Haryanto mengatakan bahwa pemerintah daerah menegaskan arah pembangunan lima tahun ke depan melalui visi besar Kukar Idaman Terbaik, yaitu Inovatif, Daya Saing, Mandiri, Terbukti Berprestasi dan Kerja Nyata.

Read More
banner 300x250

Visi yang ditetapkan Bupati dr. Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Rendi Solihin untuk periode 2025–2030 itu dirancang sebagai fondasi bagi Kukar untuk tampil sebagai pusat pangan, pariwisata, dan industri hijau yang maju, sejahtera, serta berkelanjutan.

Visi ini dijabarkan ke dalam tiga kondisi utama yang ingin diwujudkan, Kukar yang maju, masyarakat yang sejahtera, dan pembangunan yang berkelanjutan.

Untuk memastikan visi tersebut benar-benar membumi dan terimplementasi secara terukur, Pemkab Kukar merumuskan 17 Program Dedikasi sebagai pengungkit pembangunan, terutama pada aspek ekonomi, sosial, dan tata kelola pemerintahan.

Salah satu program dedikasi paling strategis adalah Program Stimulus Komunitas Kreatif. Program ini ditujukan untuk memberikan ruang, dukungan, dan percepatan bagi pelaku serta komunitas ekonomi kreatif di Kukar.

Melalui program ini, pemerintah memberikan stimulus minimal Rp100 juta untuk komunitas kreatif. Lalu, akses gratis pemanfaatan Gedung Ekonomi Kreatif sebagai pusat kegiatan. Fasilitasi peningkatan keterampilan, kurasi karya, dan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

Selain itu, bisa menjadi wadah pertunjukan, pelatihan, hingga pembangunan jejaring kemitraan.

“Program ini bukan hanya memberi bantuan finansial, tetapi membentuk lingkungan yang memungkinkan ide kreatif berkembang dan berdaya saing,” kata dia, Rabu (19/11/2025) malam.

Selain sektor kreatif, Pemkab Kukar juga menetapkan beberapa program strategis untuk memperkuat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ia menyebut bahwa upaya ini penting mengingat UMKM merupakan tulang punggung ekonomi lokal.

Pertama, program inkubasi bisnis yang menyasar peningkatan kapasitas UMKM melalui pendampingan intensif, pelatihan usaha, digital marketing, hingga penguatan manajemen produksi.

Kedua, program Kredit Kukar Idaman atau pembiayaan berbunga rendah untuk membantu pelaku usaha memperluas usaha, memperkuat modal, dan meningkatkan akses pembiayaan yang inklusif.

Ketiga, pengembangan olahan produk pertanian yang berfokus pada hilirisasi komoditas lokal agar produk pertanian tidak hanya dijual mentah, tetapi diolah menjadi produk bernilai tambah dan siap bersaing di pasar modern.

Keempat, penguatan produksi, pemasaran, dan rantai pasok UMKM melalui sinergi dengan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, sebagai upaya memperluas jaringan distribusi dan meningkatkan kualitas rantai pasok produksi.

Dalam berbagai event UMKM yang digelar Pemkab Kukar, salah satunya Pekan Pesta Rasa, pemerintah daerah ingin memastikan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang pameran, tetapi juga arena peningkatan kapasitas pelaku usaha.

“Dengan adanya business matching dan workshop, pelaku UMKM diharapkan dapat meningkatkan kompetensi, memperluas jejaring, dan yang terpenting menaikkan omzet usaha sehingga mampu naik kelas,” pungkas Dafip. (ADV/ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *