Pemkab Kukar Buka Pekan Pesta Rasa 2025

Pekan Pesta Rasa 2025. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
Pekan Pesta Rasa 2025. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) secara resmi membuka Pekan Pesta Rasa 2025.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Diskop-UKM Kabupaten Kukar itu berlangsung di Taman Kota Raja pada Rabu (19/11/2025) malam.

Read More
banner 300x250

Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri melalui Asisten III Dafip Haryanto mendukung penyelenggaraan Gebyar UMKM tersebut.

Ia menegaskan bahwa Gebyar UMKM telah menjadi agenda tahunan yang tidak hanya bernilai seremonial, tetapi memiliki dampak strategis terhadap penguatan ekosistem usaha mikro dan kecil di Kukar.

“Ini merupakan event tahunan yang rutin dilaksanakan dan tahun ini mengangkat tema Pekan Pesta Rasa,” ujar dia.

Menurutnya, Gebyar UMKM menjadi ruang penting bagi wirausaha Kukar untuk memperkenalkan produk unggulannya kepada masyarakat luas.

Kegiatan ini juga sekaligus menjadi wadah konsolidasi pelaku usaha agar terus meningkatkan kualitas dan memperluas pasar.

“Event ini penting dan strategis karena menjadi ajang promosi bagi produk-produk unggulan UMKM. Terlebih produk yang tampil adalah hasil dari program pendampingan dan inkubasi bisnis Pemkab Kukar yang telah melalui proses kurasi oleh tim ahli,” jelas Dafip

Dia menjelaskan bahwa kurasi yang dilakukan pemerintah daerah memastikan bahwa produk yang dipamerkan memenuhi standar kualitas sehingga dapat menjadi role model bagi UMKM lainnya di Kukar.

Menjaga eksistensi produk olahan makanan dan minuman tradisional Kukar di tengah derasnya tren kuliner modern sangatlah penting.

Ia menilai Gebyar UMKM tahun ini juga menjadi momentum untuk menampilkan kekayaan citarasa lokal sebagai identitas daerah.

“Kegiatan ini bagian dari upaya mengangkat kembali produk olahan makanan tradisional Kutai Kartanegara agar tetap eksis dan bersaing di tengah banyaknya produk kekinian yang mengancam dan menggerus produk lokal,” ucapnya.

Dafip ingin Gebyar UMKM tidak hanya menjadi festival kuliner, tetapi menjadi langkah konkret memperkuat daya saing usaha lokal melalui inovasi, peningkatan kualitas, dan pemasaran yang lebih modern.

Pemkab Kukar menegaskan bahwa berbagai program pendampingan, pelatihan, hingga inkubasi bisnis akan terus dilanjutkan.

Pemerintah daerah ingin memastikan UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang seiring perubahan tren pasar.

Melalui Gebyar UMKM dan rangkaian program pemberdayaan lainnya, Pemkab Kukar berharap pelaku usaha lokal semakin percaya diri mengekspansi pasar, menjaga warisan cita rasa daerah, serta memperkuat kontribusi UMKM terhadap ekonomi daerah.

Dengan dukungan yang berkelanjutan, UMKM Kukar diharapkan mampu menjadi pilar ekonomi daerah sekaligus wajah kreativitas dan ketahanan ekonomi masyarakat Kukar.

“Event seperti ini memberi contoh nyata tentang UMKM lokal yang siap dijadikan role model. Ini penting untuk menumbuhkan inspirasi dan semangat bagi pelaku usaha lainnya,” pungkas dia. (ADV/ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *