Distanak Kukar Siap Wujudkan Ketahanan Pangan

Lahan pertanian di Tenggarong (Kiki/Lingkarkaltim)
Lahan pertanian di Tenggarong (Kiki/Lingkarkaltim)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Pemerintah Desa Rapak Lambur, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kukar menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan daerah melalui pengembangan sektor pertanian, khususnya padi sawah.

Langkah ini menjadi prioritas utama desa untuk memastikan ketersediaan pangan yang stabil dan meningkatkan kesejahteraan para petani.

Read More
banner 300x250

Kepala Desa Rapak Lambur, Muhammad Yusuf, menyebutkan, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat sehingga perlu mendapat perhatian serius.

Dalam hal ini, pihaknya terus mendorong penguatan kapasitas petani, mulai dari peningkatan kualitas lahan hingga penerapan teknologi pertanian yang lebih efisien.

Ia menambahkan, pemerintah desa juga berupaya membuka akses seluas-luasnya bagi petani, untuk mendapatkan dukungan sarana produksi seperti benih unggul dan pupuk.

“Kami fokus memastikan petani memiliki fasilitas yang mendukung, agar hasil panen meningkat setiap musim,” jelas Muhammad Yusuf pada Lingkarkaltim, Kamis (16/10/2025).

Selain itu, pemerintah desa bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kutai Kartanegara (Distanak Kukar), untuk melakukan pendampingan teknis dalam pengelolaan lahan sawah.

Kolaborasi ini dinilai penting mengingat kebutuhan peningkatan produktivitas harus dibarengi dengan pengetahuan dan praktik budidaya yang tepat. Program pendampingan tersebut meliputi pelatihan, penyuluhan, serta monitoring rutin di lapangan.

Ia berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan Distanak Kukar dan seluruh pemangku kepentingan demi meningkatkan produktivitas pertanian.

Dengan sinergi yang kuat, ia optimistis Rapak Lambur dapat menjadi desa yang mandiri dan tangguh dalam ketahanan pangan.

“Kami ingin memastikan bahwa generasi mendatang tetap menikmati hasil pertanian yang melimpah,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Distanak Kukar, Muhammad Taufik menyampaikan bahwa Rapak Lambur merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi besar untuk pengembangan padi sawah.

Menurutnya, kondisi lahan dan keseriusan petani menjadi modal kuat dalam meningkatkan produksi beras daerah. “Kami melihat Rapak Lambur punya peluang besar untuk menjadi salah satu lumbung pangan di kawasan ini,” ujarnya.

Taufik juga menekankan pentingnya penerapan teknologi pertanian modern, seperti penggunaan alat mesin pertanian (alsintan), sistem tanam jajar legowo, hingga pengelolaan air yang lebih optimal. Teknologi tersebut, katanya, terbukti dapat meningkatkan efisiensi dan hasil panen petani.

Distanak Kukar pun berkomitmen untuk terus mendukung penyediaan fasilitas tersebut secara bertahap.

Di sisi lain, pemerintah desa turut mendorong terbentuknya kelompok tani yang lebih solid sebagai wadah koordinasi dan kerja sama antarpetani.

Melalui kelembagaan yang kuat, petani dapat lebih mudah mengakses bantuan pemerintah dan menjalin kemitraan dengan berbagai pihak. Penguatan organisasi petani juga menjadi fondasi penting dalam memperkuat posisi tawar petani di pasar.

Upaya lain yang dilakukan ialah memaksimalkan program pemberdayaan petani, termasuk optimalisasi lahan tidur agar kembali produktif. Pemerintah desa bekerja sama dengan warga untuk mengidentifikasi lahan-lahan potensial yang bisa digarap, baik secara swadaya maupun melalui dukungan program pemerintah. Dengan demikian, luasan tanam bisa terus bertambah setiap tahunnya.

Penguatan ketahanan pangan ini juga diarahkan untuk mendukung kebutuhan pangan masyarakat dalam jangka panjang. Pemerintah desa berharap produksi padi tidak hanya mencukupi kebutuhan lokal, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah bagi petani melalui pemasaran hasil panen yang lebih luas. Stabilitas pangan desa pun menjadi salah satu sasaran utama dalam pembangunan jangka menengah. (Adv/kik)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *