KUKAR, LINGKARKALTIM: Sebanyak 70 ekor sapi kurban disiapkan telah disebarkan ke seluruh kecamatan di Kukar.
Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, Iwan Hermawan mengatakan seluruh sapi bantuan pemerintah daerah tersebut didatangkan dari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ia menjelaskan, penyaluran sapi kurban dilakukan melalui masjid-masjid yang tersebar di 20 kecamatan di Kukar.
“Setiap masjid itu dapat satu ekor. Artinya, di masjid yang memang istilahnya masyarakatnya itu memerlukan daging kurban,” ucap dia, Selasa (26/5/2026).
Ia menjelaskan bantuan tersebut tersebar merata di seluruh wilayah Kukar agar masyarakat di berbagai kecamatan dapat merasakan manfaat kurban dari pemerintah daerah.
“Tersebar di seluruh kecamatan dan diprioritaskan masyarakat yang memerlukan daging kurban,” ujar Iwan.
Dia menyebut, distribusi sapi dilakukan berdasarkan data penerima tahun-tahun sebelumnya agar bantuan dapat bergiliran dan dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Yang penting kami itu sudah punya data. Masjid yang tahun kemarin sudah menerima tidak dapat lagi. Jadi itu gantian supaya semua masjid dan masyarakatnya merasakan,” jelasnya.
Iwan mengungkapkan, sapi kurban yang disalurkan Pemkab Kukar mayoritas merupakan jenis sapi Bali dengan rata-rata bobot daging berkisar antara 80 hingga 100 kilogram.
Namun, untuk sapi dengan kondisi tubuh lebih besar, berat daging bisa mencapai 150 kilogram.
“Itu antara 80 atau 100. Karena itu sapi Bali ya, jadi antara 100 kiloan. Tapi kalau gemuk dikit bisa 150 kilogram,” kata dia.
Selain bantuan dari Pemkab Kukar, tahun ini juga terdapat bantuan sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Sapi bantuan presiden tersebut berasal dari peternak di Kecamatan Loa Janan dan memiliki bobot yang jauh lebih besar dibanding sapi kurban pada umumnya.
“Kalau bantuan Presiden itu karena ada perlakuan khusus. Standar harga dari Presiden itu sekitar seratusan juta,” ungkap Iwan.
Dia menerangkan, sapi bantuan presiden dipelihara secara khusus sehingga memiliki berat mencapai hampir satu ton.
“Itu bantuan Presiden mengambilnya di Kecamatan Loa Janan. Tapi ini memang dipelihara khusus, jadi hampir beratnya 980 kilogram. Itu dihargai 100 juta,” tuturnya.
Untuk lokasi penyaluran, satu ekor sapi bantuan presiden diserahkan ke Masjid Jami’ KH. Muhammad Sadjid, Kelurahan Baru, Kecamatan Tenggarong.
“Kemudian yang satunya lagi dibawa ke IKN, Masjid IKN,” pungkas dia. (ASR)










