SMP 3 Tenggarong Telah Terima 340 Siswa Baru TA 2026/2027

Kepala SMP Negeri 3 Tenggarong Sariyani. Senin, (6/7/26) (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
Kepala SMP Negeri 3 Tenggarong Sariyani. Senin, (6/7/26) (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: SMP Negeri 3 Tenggarong resmi menerima sebanyak 340 peserta didik baru pada Tahun Ajaran 2026/2027.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 320 siswa, seiring penambahan kuota yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar.

Read More
banner 300x250

Kepala SMP Negeri 3 Tenggarong, Sariyani mengatakan seluruh proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan tahapan yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.

“Alhamdulillah sesuai dengan prosedur yang sudah ditentukan oleh Dinas Pendidikan,” ucap dia, Senin (6/7/2026).

Ia menjelaskan, penerimaan peserta didik baru tahun ini dibagi dalam dua tahapan. Tahap pertama meliputi jalur prestasi, afirmasi, dan mutasi, sedangkan tahap kedua diperuntukkan bagi jalur domisili.

“Dan ini pendaftaran jalur domisili sedang berjalan,” ungkap Sariyani.

Pada tahun ajaran ini, SMP Negeri 3 Tenggarong menerima total 340 siswa baru yang terbagi ke dalam 10 rombongan belajar dengan masing-masing kelas diisi 34 siswa.

Dia menerangkan, penambahan kuota tersebut sepenuhnya merupakan kebijakan Disdikbud Kukar, bukan keputusan pihak sekolah.

“Sebanyak 340 siswa, sesuai dengan ketentuan dari dinas,” terangnya.

Adapun rincian penerimaan berdasarkan jalur terdiri atas 150 siswa melalui jalur domisili, 102 siswa jalur prestasi, 68 siswa jalur afirmasi, dan 19 siswa melalui jalur mutasi.

“Tahun tadi itu 320, sekarang menjadi 340. Dan untuk penentuan kenaikan jumlah siswa itu bukan kami yang menentukan. Itu memang dari Dinas Pendidikan,” ungkap dia.

Ia menjelaskan, para siswa yang masuk di SMP Negeri 3 Tenggarong akan menerima banyak fasilitas yang dapat menunjang akademik maupun non akademik siswa.

Sebagai sekolah kandidat Google, setiap peserta didik memperoleh fasilitas Chromebook yang dapat digunakan selama masa belajar di sekolah.

“Di sini itu kan sekolah kandidat Google. Berarti satu siswa, satu Chromebook dibawa pulang, kemudian setelah lulus baru dikembalikan. Di dalam kelas itu ada satu papan tulis digital yang langsung terkoneksi dengan Chromebook anak-anak,” terang Sariyani.

Tidak hanya itu, sekolah juga memberikan buku pelajaran secara gratis kepada seluruh siswa.

Dengan demikian, orang tua tidak lagi dibebani biaya pembelian buku maupun Lembar Kerja Siswa (LKS).

“Jadi tidak ada penjualan atau jual beli buku. Tidak ada LKS, semuanya gratis,” ujarnya.

Saat ini pihak sekolah juga masih menunggu kebijakan pemerintah mengenai program seragam sekolah gratis bagi peserta didik baru.

“Sekarang tinggal menunggu kebijakan seragam gratis,” tutur dia.

Di bidang pengembangan bakat, SMP Negeri 3 Tenggarong menyediakan beragam kegiatan ekstrakurikuler, mulai dari olahraga hingga seni dan budaya.

Siswa dapat mengikuti kegiatan seperti sepak bola, bola basket, paskibra, pencak silat, renang, dan lain-lainnya.

Pembinaan yang dilakukan sekolah juga telah membuahkan sejumlah prestasi di berbagai ajang.

Di cabang olahraga renang, baru saja meraih medali emas dan perak pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Kaltim.

Selain itu, prestasi di bidang pelestarian budaya daerah juga berhasil ditorehkan melalui ajang Bahasa Kutai hingga tingkat nasional.

“Jadi pembinaan ekstrakurikulernya sudah bagus, Alhamdulillah. Kemarin untuk Bahasa Kutai juga sampai ke tingkat nasional di Kementerian,” tutup Sariyani. (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *