Samboja Barat Dorong UMKM Go Digital dan Perkuat Sektor Pariwisata

 Camat Samboja Barat, Burhanuddin
 Camat Samboja Barat, Burhanuddin
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Pemerintah Kecamatan Samboja Barat terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan pasar digital. Hal ini dilakukan melalui berbagai pelatihan, pendampingan, dan penyediaan akses pemasaran yang lebih luas, termasuk pemanfaatan platform e-commerce seperti Shopee.

Camat Samboja Barat, Burhanuddin, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengadakan pelatihan khusus bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan keterampilan pengemasan produk (packaging) serta teknik penjualan secara online.

Read More
banner 300x250

“Sekarang banyak pasar yang beralih ke sistem online. Jadi kami membekali pelaku UMKM agar bisa menjual produk mereka langsung melalui Shopee,” ujarnya, Rabu (13/8/2025).

Selain pelatihan, Pemerintah Kecamatan juga menyediakan stan khusus di Rest Area Ibu Kota Nusantara (IKN) bagi pelaku UMKM Samboja Barat. Stan ini menampilkan 11 produk unggulan lokal yang siap dipasarkan kepada pengunjung dari berbagai daerah.

“Kami ingin produk lokal Samboja Barat punya pasar yang lebih luas, tidak hanya di daerah sendiri, tapi juga dikenal di luar,” tambah Burhanuddin.

Dukungan terhadap UMKM juga diperluas melalui kerja sama dengan ritel modern seperti Indomaret. Produk-produk lokal kini mulai masuk ke rak-rak penjualan, memperluas peluang pemasaran. Sementara itu, sebagian pelaku usaha juga menitipkan produk di lokasi wisata yang ada di wilayah Samboja Barat.

Sektor pariwisata sendiri menjadi tumpuan penting dalam mendorong pertumbuhan UMKM. Beberapa destinasi wisata andalan seperti Pantai Ambalat, Ambor, dan Batu Dinding terus dikelola agar tetap menarik wisatawan.

“Di mana ada pariwisata berjalan, di situ UMKM juga akan ikut berkembang,” tegasnya.

Samboja Barat bahkan memiliki pusat informasi wisata bernama Patiwisambar yang berhasil meraih juara inovasi tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara dan mewakili daerah ke tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Program ini sempat dilombakan secara nasional dan mendapatkan apresiasi hingga ke luar negeri.

Menurut Burhanuddin, sinergi antara pengembangan pariwisata dan penguatan UMKM adalah kunci bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. “Kalau wisata kita ramai, otomatis UMKM akan laris. Ini yang sedang kami dorong bersama,” tuturnya.

Ia menambahkan, dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat melalui Deputi Pemberdayaan Masyarakat IKN, menjadi modal penting dalam memajukan sektor ini.

“Kami sudah dapat arahan dan bantuan pelatihan langsung dari mereka, termasuk dari pihak Shopee,” pungkasnya.

Dengan langkah-langkah ini, Samboja Barat menargetkan agar produk lokalnya mampu bersaing di pasar nasional, sekaligus menjadikan wilayah ini sebagai destinasi wisata yang menarik dan berdaya saing tinggi di Kalimantan Timur.(IDN/ADV)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *