KUKAR, LINGKARKALTIM: Pemerintah Desa Loa Lepu resmi membuka Festival Wisata Kuliner Nusantara “Olio Center” melalui kegiatan Loa Lepu Bersholawat yang digelar di Lapangan Desa Loa Lepu, Senin malam (11/8/2025). Kegiatan ini menjadi pembuka dari rangkaian acara yang akan berlangsung hingga 18 Agustus mendatang.
Kepala Desa Loa Lepu, Sumali, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal untuk mengangkat potensi desa, khususnya di bidang kuliner dan UMKM. Menurutnya, sektor ini sudah lama digeluti masyarakat dan perlu didorong agar menjadi daya tarik wisata.
“Kami ingin Loa Lepu menjadi salah satu tujuan wisata. Master plan sudah ada, dan gerakan awal ini kami mulai dari penguatan wisata kuliner,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.
Sumali menjelaskan, pemerintah desa memproyeksikan lapangan desa sebagai pusat aktivitas warga dan pengunjung. Dengan adanya pusat keramaian ini, diharapkan perputaran ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.
“Harapan kami, uang masuk ke desa dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini tidak akan berhenti pada momentum festival saja. Mengingat lokasi Loa Lepu yang strategis di jalur utama menuju Samarinda, pemerintah desa berencana mendukung UMKM untuk berjualan setiap hari.
Selain itu, Sumali mengapresiasi pihak-pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan. Ucapan terima kasih disampaikan kepada DM Project yang dipimpin Deni, serta pihak Perumahan Sumanis yang diwakili Heratun Nisa.
“Pengorbanan dan dukungan mereka luar biasa, sehingga acara ini dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Festival Wisata Kuliner Nusantara “Olio Center” diharapkan dapat menjadi sarana promosi kuliner lokal sekaligus menarik wisatawan untuk berkunjung ke Loa Lepu. Berbagai produk unggulan UMKM akan dipamerkan dan dijual sepanjang rangkaian acara.
“Langkah kecil yang kita mulai malam ini semoga membawa perubahan signifikan bagi perekonomian desa,” tutup Sumali.(IDN/ADV)










