KUKAR, LINGKARKALTIM : Destinasi wisata di Sumber Sari masuk 5 besar ajang desa wisata tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) 2025.
Ketua Pokdarwis Sumber Sari Dedi terkejut setelah mendapatkan informasi terkait destinasi wisata masuk 5 besar di ajang desa wisata. Dengan adanya penilaian itu terlebih tingkat Kaltim, bisa menjadi motivasi bagi pokdarwis untuk lebih maksimal dalam mengelola sektor pariwisata.
“Proses penilaian desa wisata ini sudah dilakukan sekitar 1 bulan lalu, baik secara administrasi hingga presentasi mengenai destinasi unggulan yang dimiliki,” kata Dedi pada media, belum lama ini.
Sementara Seumber Sari ini memiliki sejumlah destinasi wisata yang menjadi keunggulan yaitu, wisata alam seperti puncak, embung. Kemudian wisata edukasi terkait dengan pertanian, wisata sejarah seperti peninggalan penjajahan seperti parit, goa dan wisata budaya seperti pertunjukan kesenian kearifan lokal.
Dengan masuk 5 besar ini, harapannya sektor pariwisata di Sumber Sari bisa lebih diperhatikan oleh Pemprov Kaltim. Sementara untuk dukungan dari pemerintah daerah terhadap pengembangan pariwisata di Sumber Sari sudah luar biasa.
“Kami optimis, pengelolaan wisata Sumber Sari tak kalah menariknya dengan wisata di luar daerah bahkan nasional,” ucapnya.
Sementara itu Plt Kepala Dispar Kukar Arianto melalui Kabid Pengembangan Destinasi Wisata M Ridha Fatrianta menjelaskan, pokdarwis Sumber Sari ini mewakili Kukar dalam ajang wisata desa tingkat Kaltim. Sumber sari ini memiliki potensi unggulan yang lengkap, ada sektor pariwisata alam, agrowisata hingga sejarah, seni dan budaya.
“Melalui ajang ini sebagai bahan pembelajaran kita, untuk memperbaiki indikator desa wisata yang sesuai,” sebut Ridha Fatrianta.
Ia mengapresiasi kepada pokdarwis Sumber Sari yang berupaya dalam memaksimalkan sektor pariwisata. Sehingga Sumber Sari layak untuk mendapatkan penilaian 5 besar dalam ajang itu.
Dirinya berharap, seluruh pokdarwis di Kukar dapat mengelola sektor pariwisata di setiap desanya dengan maksimal. Melalui sektor pariwisata juga dapat membuka peluang baru terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. (adv/kik)










