Polresta Samarinda Bagikan 10 Ribu Masker

pembagian 10.000 masker oleh Polresta Samarinda di simpang 4 Lembuswana.(Foto:istimewa)
pembagian 10.000 masker oleh Polresta Samarinda di simpang 4 Lembuswana.(Foto:istimewa)
banner 468x60

SAMARINDA, LINGKARKALTIM: Polresta Samarinda membagikan sebanyak 10.000 masker gratis kepada masyarakat, menyusul kondisi udara yang terdampak kabut asap. Aksi sosial tersebut dilakukan disimpang 4 Lembuswana Samarinda, Jumat (28/8/2026).

Pembagian masker tersebut menjadi salah satu langkah mitigasi untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan, terutama infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), bagi masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan.

Read More
banner 300x250

Kapolresta Samarinda Kombes Pol. Hendri Umar mengatakan, kegiatan itu merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap kondisi kesehatan masyarakat di tengah kualitas udara yang kurang baik.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah,” kata Hendri.

Menurut Hendri, penggunaan masker menjadi langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi paparan asap maupun partikulat udara ketika berada di luar ruangan.

“Kami melihat kondisi seperti ini tentu harus menjadi perhatian bersama. Karena itu, kami hadir untuk memberikan perlindungan awal kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan,” ujarnya.

Pembagian masker dilakukan bersama Info Taruna Samarinda (ITS) dengan menyasar pengendara yang melintas di Simpang Lembuswana.

Polresta Samarinda memastikan upaya mitigasi akan terus dilakukan bersama berbagai pihak. Selain mengedukasi masyarakat agar menggunakan masker, koordinasi lintas instansi juga diperlukan untuk mengantisipasi dampak karhutla terhadap kesehatan warga.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan elemen masyarakat. Yang terpenting adalah masyarakat tetap aman dan kesehatan mereka terlindungi,” pungkas Hendri.

Kegiatan tersebut juga melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), Pertamina, relawan ITS, hingga gabungan pengemudi ojek daring Kota Samarinda.

Salah seorang pengendara sepeda motor yang menerima masker, Rayhan, langkah tersebut dinilai positif karena dapat membantu masyarakat meminimalkan risiko gangguan kesehatan akibat paparan udara yang tidak baik.

“Baguslah, ini bisa membantu untuk meminimalisir penyakit seperti ISPA dan sebagainya. Masyarakat juga sadar dengan kondisi seperti ini,” ujar Rayhan.

Ia menilai pembagian masker menunjukkan adanya perhatian pemerintah dan aparat terhadap kondisi kesehatan warga yang terdampak kabut asap.

“Intinya bagus untuk mengurangi angka penyakit. Pemerintah artinya peduli dengan kondisi masyarakat,” katanya.(lk)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *