Kebakaran Hutan dan Lahan di Kukar Meluas, 225 Titik Api Terdeteksi di 15 Kecamatan

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan hutan Kec. sanga sanga. (Doc. Disdamkarmatan Kukar)
Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan hutan Kec. sanga sanga. (Doc. Disdamkarmatan Kukar)
banner 468x60

KUKAR,LINGKARKALTIM: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Berdasarkan data penanganan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan

(Disdamkarmatan) Kukar per 26 Agustus 2026, tercatat sebanyak 225 penanganan kebakaran lahan menyebar di 15 kecamatan dengan total luasan terdampak mencapai 917 hektare.

Read More
banner 300x250

Kepala Disdamkarmatan Kukar, Fida Hurasani, mengungkapkan hampir seluruh kecamatan di Kukar kini menghadapi ancaman titik api. Untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran, seluruh personel di Pos Sektor Kecamatan dikerahkan secara marathon.

“Hampir semua kecamatan mengalami kebakaran lahan. Saat ini seluruh anggota Disdamkarmatan yang berada di Pos Sektor Kecamatan terus bekerja memadamkan titik api yang masih menyala,” ujar Fida, Rabu (26/8/2026).

Berdasarkan laporan rekapitulasi Disdamkarmatan Kukar sejak Juli hingga Agustus 2026, Kecamatan Sanga-Sanga menjadi wilayah terdampak terluas dengan 38 titik api yang menghanguskan sekitar 330 hektare lahan.

Disusul Kecamatan Muara Badak sebanyak 44 titik api (250 hektare), Samboja 38 titik api (155,7 hektare), Anggana 11 titik api (116,5 hektare), serta Muara Jawa dengan 39 titik api (54,5 hektare).

Peristiwa karhutla juga sempat mengancam pemukiman warga di Desa Sabintulung, Kecamatan Muara Kaman pada 12 Agustus lalu, di mana sekitar 30 hektare lahan gambut terbakar hebat.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar, Setianto Nugroho Aji, membenarkan adanya lonjakan signifikan lonjakan kasus karhutla sepanjang bulan Agustus ini.

“Terlihat di bulan Agustus ini ada total penanganan karhutla di beberapa kecamatan yang cukup intensif,” tuturnya.

Hingga saat ini, tim gabungan dari Disdamkarmatan, BPBD, TNI-Polri, dan sukarelawan penanggulangan bencana masih terus bersiaga serta melakukan penyiraman di sejumlah lokasi rawan untuk mencegah api kembali membesar akibat kondisi cuaca kering.(dil)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *