5 Kecamatan di Kukar Dapat Bantuan Alsintan

Alsintan yang didapatkan oleh 5 kecamatan Kukar untuk mendukung produktivitas pertanian, diberikan di BBI Desa Rempanga, Kamis (6/8/2026). (M. As'ari/Lingkarkaltim)
Alsintan yang didapatkan oleh 5 kecamatan Kukar untuk mendukung produktivitas pertanian, diberikan di BBI Desa Rempanga, Kamis (6/8/2026). (M. As'ari/Lingkarkaltim)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Sebanyak lima kecamatan di Kutai Kartanegara (Kukar) mendapatkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk memperkuat sektor pertanian.

Bantuan yang berasal dari Kementerian Pertanian tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi usaha tani sekaligus mendukung produktivitas pertanian di tengah tantangan musim kemarau.

Read More
banner 300x250

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, Nazyarudin mengungkapkan bahwa kecamatan yang menerima tersebutyakni Tenggarong, Anggana, Samboja, Marangkayu, dan Loa Kulu.

Ia menjelaskan, penyaluran alsintan merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan petani melalui modernisasi sektor pertanian.

Menurutnya, penggunaan alat pertanian modern akan mempercepat proses pengolahan lahan hingga panen sehingga biaya produksi dapat ditekan dan hasil pertanian menjadi lebih optimal.

“Ini merupakan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar dia, Kamis (6/8/2026).

Ia menjelaskan, bantuan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan kelompok tani di lapangan, khususnya menghadapi musim kemarau.

Oleh karena itu, jenis alat yang disalurkan tidak hanya difokuskan untuk proses panen, tetapi juga mendukung pengolahan lahan dan penyediaan air bagi lahan pertanian.

Untuk mendukung proses panen, pemerintah menyalurkan empat unit combine harvester.

Sementara untuk pengolahan lahan diberikan satu unit traktor crawler, lima unit traktor roda dua (TR2), serta tiga unit pompa air guna membantu pengairan lahan saat ketersediaan air berkurang.

“Alat-alat yang kita salurkan saat ini memang disesuaikan dengan kebutuhan di musim kemarau,” jelas Nazyarudin.

Dia menerangkan, seluruh bantuan yang disalurkan bukan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan bantuan pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian.

“Bantuan ini berasal dari usulan-usulan yang sudah kami rangkum, kemudian direalisasikan dan sekarang kita salurkan kepada para penerima,” katanya.

Distanak Kukar berharap seluruh alat yang diterima dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani sehingga mampu meningkatkan efektivitas pekerjaan, mulai dari pengolahan lahan, pemeliharaan tanaman hingga proses panen.

Selain mempercepat pekerjaan, penggunaan alsintan modern juga mampu mengurangi kehilangan hasil panen serta meningkatkan efisiensi biaya produksi.

Salah satu penerima bantuan, Manajer Brigade Pangan Marangkayu, Yusran Basri mengaku bersyukur kelompok taninya memperoleh satu unit combine harvester merek Inari.

Menurutnya, keberadaan alat tersebut akan sangat membantu proses panen padi yang selama ini masih membutuhkan waktu dan tenaga cukup besar.

“Saat ini kami menerima bantuan combine harvester merek Inari sebanyak satu unit,” ungkap dia.

Ia mengapresiasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah atas perhatian yang diberikan kepada petani.

“Kami sangat berterima kasih dan sangat bersyukur atas bantuan combine yang diberikan oleh pemerintah pusat. Bantuan ini sangat membantu kegiatan pertanian kami, khususnya untuk tanaman padi,” pungkas Yusran. (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *