Lupa Matikan Kompor Saat Masak, Dua Dapur Rumah di Kukar Nyaris Ludes Dilahap Si Jago Merah

Kejadian dapur hangus terbakar di Kelurahan Sukarame Tenggarong, Kamis (30/7/26). (Doc. Disdamkarmatan Kukar)
Kejadian dapur hangus terbakar di Kelurahan Sukarame Tenggarong, Kamis (30/7/26). (Doc. Disdamkarmatan Kukar)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Kelalaian saat memasak kembali memicu insiden kebakaran di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis (30/7/2026). Dalam sehari, dua kejadian kebakaran dapur dilaporkan terjadi di dua lokasi berbeda, yakni Kecamatan Tenggarong dan Kecamatan Tenggarong Seberang.

Beruntung, ketanggapannya petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kukar membuat api berhasil dijinakkan sebelum merambat lebih luas.

Read More
banner 300x250

Insiden pertama terjadi sekitar pukul 15.50 WITA di Jalan Awang Long, Kelurahan Sukarame, Kecamatan Tenggarong. Laporan berawal dari warga sekitar yang melihat kepulan asap dari salah satu rumah.

Koordinator Lapangan Pos Sektor Kecamatan Tenggarong, Fahruddin, menjelaskan bahwa api berawal dari pemilik rumah yang lupa mematikan kompor saat memasak.

“Menurut laporan warga, pemilik rumah sedang memasak tetapi lupa mematikan kompor. Api sempat menyambar dan melahap sebagian dinding rumah. Alhamdulillah, anggota Damkarmatan Kukar bergerak cepat sehingga api bisa segera dipadamkan,” ujar Fahruddin.

Dalam penanganan di Tenggarong, petugas mengerahkan Unit Gundam dan Unit Sembur dengan bantuan relawan dari Sangaji.

Tak berselang lama, insiden serupa kembali melanda kawasan Desa Karang Tunggal RT 12, Kecamatan Tenggarong Seberang, sekitar pukul 16.21 WITA. Kali ini, laporan masuk dari Sekretaris Desa Karang Tunggal.

Komandan Pos Damkarmatan Kukar, Nurdiansyah, menyampaikan anggotanya langsung bergegas ke lokasi tak lama setelah menyelesaikan tugas penanganan pencarian ular.

“Setelah mendapat laporan, anggota yang kebetulan baru selesai mencari ular langsung meluncur ke lokasi. Kami melakukan pemadaman pada bagian dapur dan plafon rumah yang terbakar. Proses pemadaman berjalan lancar tanpa kendala,” ungkap Nurdiansyah.

Meski tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, kerugian materiil akibat kejadian di Tenggarong Seberang ini ditaksir mencapai Rp10 juta.

Menanggapi dua kejadian berturut-turut yang dipicu oleh masalah serupa, Kepala Dinas Damkarmatan Kukar, Fida Hurasani, kembali memberikan peringatan keras kepada masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga.

“Kami tidak henti-hentinya mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati. Dua kejadian hari ini penyebabnya sama, yaitu kompor yang ditinggal saat memasak,” tegas Fida.

Ia mengingatkan warga agar tidak meninggalkan dapur dalam keadaan kompor menyala, meskipun hanya untuk urusan singkat seperti menjemur pakaian atau beraktivitas lain di luar rumah.

“Kalau ada kegiatan lain atau mau menjemur pakaian, matikan saja kompornya dulu. Nanti kalau sudah selesai baru dinyalakan kembali. Yang kita takutkan itu rasa lupa. Petugas kami di sektor terdekat selalu siap siaga, jadi jangan ragu untuk segera melapor jika terjadi keadaan darurat,” pungkasnya. (Dil)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *