KUKAR, LINGKARKALTIM: Sebuah kebakaran melanda satu unit rumah kosong yang dijadikan tempat penumpukan ban bekas di kawasan RT 16, Kecamatan Tenggarong Seberang KM 9, tepatnya di jalur 2 Jalan Poros Samarinda – Tenggarong pada Sabtu (6/6/2026) sore.
Laporan musibah ini pertama kali diterima oleh tim Disdamkarmatan Kukar pada pukul 16.15 WITA. Petugas dari Damkar Matan Kukar, BPBD Kukar, serta Redkar Loa Lepu langsung bergerak cepat dan tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 16.50 WITA. Proses pemadaman berjalan lancar, hingga akhirnya petugas berhasil melakukan pendinginan area pada pukul 17.00 WITA.
“Kondisinya sudah aman terkendali setelah dilakukan pendinginan oleh tim gabungan,” ujar Muhammad Suprianto, perwakilan dari Redkar Loa Lepu saat dikonfirmasi di lapangan.
Menurut keterangan warga sekitar, Imron, rumah kosong tersebut memang sudah lama digunakan untuk menumpuk ban bekas. Cuaca panas ditambah hembusan angin yang cukup kencang membuat kobaran api sempat membesar dan melebar ke area sekitar jalan.
“Rumah kosong itu sebagai tempat tumpukan ban, kalau tidak salah yang punya orang Samarinda. Tadi api sempat merembet ke samping jalan karena anginnya kencang betul dan cuaca lagi panas dan belum tahu penyebabnya,” ungkap Imron.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab munculnya api diduga adanya konsleting dan kerugian mencapai puluhan juta.
Beruntung, kesigapan tim pemadam gabungan berhasil mencegah dampak kebakaran meluas lebih jauh. (Dil)










