Harga Ayam Masih di Angka Stabil

Dagangan ayam milik Susanto. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
Dagangan ayam milik Susanto. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Harga daging ayam di Tenggarong terpantau masih stabil dan belum mengalami kenaikan signifikan.

Saat ini, harga daging ayam berada di kisaran Rp30.000 per kilogram.

Read More
banner 300x250

Kondisi ini menunjukkan bahwa komoditas ayam relatif lebih aman dibandingkan beberapa bahan pokok lain yang sudah lebih dulu mengalami kenaikan harga.

Meski harga cenderung stabil, para pedagang mengaku kondisi penjualan justru mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir.

Sepinya aktivitas jual beli menjadi tantangan tersendiri bagi para pelaku usaha di pasar tradisional.

Salah satu pedagang ayam, Susanto mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada lonjakan harga dari distributor.

Meskipun demikian, hal tersebut tidak serta-merta berdampak positif terhadap penjualan.

“Untuk harga ayam masih stabil, belum ada kenaikan. Dibanding minggu lalu juga masih sama, tidak ada perubahan,” ucap dia, Rabu (15/4/2026).

Ia menjelaskan bahwa menurunnya penjualan lebih disebabkan oleh melemahnya daya beli masyarakat.

“Sekarang pembeli agak berkurang. Mungkin karena harga kebutuhan lain naik, jadi masyarakat belanja juga dikurangi,” tambahnya.

Salah satu faktor yang turut mempengaruhi kondisi saat ini adalah kenaikan harga plastik.

Para pedagang mengeluhkan lonjakan harga plastik yang cukup signifikan, dari sekitar Rp47.000 per ikat menjadi Rp70.000 per ikat.

Kenaikan tersebut berdampak langsung pada biaya operasional pedagang, terutama untuk melayani pembelian dalam jumlah kecil yang membutuhkan banyak pembungkus.

“Harga plastik naik cukup tinggi. Pembeli sering minta dipisah-pisah, jadi pemakaian plastik juga banyak. Mau tidak mau kami harus menyiasati,” ujar Susanto.

Untuk mengurangi beban biaya, sebagian pedagang memilih menggunakan plastik dengan kualitas lebih tipis.

Meski begitu, hal tersebut ternyata bukan solusi jangka panjang karena tetap memengaruhi kenyamanan pelayanan.

Di sisi lain, pedagang juga tidak memiliki banyak pilihan dalam menentukan harga jual.

Dia menyebut bahwa para pedagang harus mengikuti harga dari pemasok, sehingga ruang untuk menyesuaikan harga cukup terbatas.

Secara keseluruhan meskipun harga ayam masih berada dalam kondisi stabil, lanjut Susanto, tekanan dari kenaikan biaya operasional dan melemahnya daya beli masyarakat membuat keuntungan pedagang semakin menipis.

Ia berharap kondisi ekonomi dapat segera membaik agar aktivitas jual beli kembali normal, sehingga pasar kembali ramai seperti sebelumnya.

“Kami sangat berharap kondisi saat ini bisa secepatnya membaik,” tutupnya. (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *